Eksportir Pertanian Generasi Milenial Makin Bertumbuh

Pertanianku — Saat ini, jumlah petani secara keseluruhan relatif berkurang. Akan tetapi, jumlah eksportir pertanian genersi milenial kian bertumbuh karena mereka mulai melirik bisnis di sektor ini. Hal tersebut diungkapkan oleh Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Momon Rusmono.

eksportir pertanian genersi milenial
Foto: Pexels

Ia menuturkan, Kementan tengah mengupayakan pertanian modern dan mekanisasi yang melibatkan serta sangat cocok dengan kaum milenial. Selain dapat memacu produktivitas, mekanisasi dan modernisasi pertanian juga berorientasi ekspor.

Apalagi, menurut dia baru-baru ini jumlah eksportir pertanian milenial mulai bergeliat. Momon menyebut, dari skala perbandingan 3:1, jumlah eksportir milenial sudah di angka dua.


Loading...

“Ketika saya mendampingi Pak Menteri di karawang, kami bertemu para eksportir manggis. Dari 3 eksportir, 2 adalah generasi milenial. Di daerah-daerah lainnya, eksportir milenial juga banyak,” katanya, seperti dilansir Republika, Kamis (11/7).

Lebih lanjut, Momon mengungkapkan, komoditas pertanian yang diekspor oleh eksportir milenial mayoritas merupakan produk-produk hortikultura. Dia mencontohkan, tak hanya melakukan ekspor semata, eksportir milenial juga diklaim berhasil memproduksi dan mengembangkan beberapa komoditas hortikultura yang berorientasi ekspor seperti manggis dan nanas.

Ia menyebut, berdasarkan catatan Kementan, potensi kalangan eksportir milenial selaras dengan capaian total ekspor komoditas pertanian yang meningkat sebesar 10 juta ton dalam empat tahun terakhir.

Saat ini pun menurut Momon, Kementan terus memproyeksikan kebijakan pertanian yang berorientasi ekspor sambil menyediakan produksi di dalam negeri.

Baca Juga:  Berkebun di Perkotaan Juga Bisa Gunakan Wadah Ini
Loading...
Loading...