Fakta Menarik Arang Sekam sebagai Media Tanam

Pertanianku Arang sekam menjadi salah satu media tanam yang paling terkenal. Media tanam ini berasal dari sekam padi yang sudah dibakar dengan pembakaran yang tidak sempurna. Berikut ini fakta menarik dari arang sekam yang perlu Anda ketahui.

arang sekam
foto: pixabay

Dapat dibuat melalui dua cara

Arang sekam dapat dibuat melalui dua cara, yaitu disangrai dan dibakar. Media tanam yang dibuat dengan cara disangrai dilakukan dengan meletakkan sekam di atas seng yang telah ditempatkan di atas tungku. Setelah itu, sekam disangrai sambil diaduk. Dengan cara ini, akan diperoleh sebanyak 40—50 kg dari 100 kg sekam segar.

Selanjutnya, cara kedua dilakukan dengan memasukkan sekam ke tong sampai tinggi sekitar 20 cm. Oli dituangkan ke dalam tong, kemudian dibakar. Jika asap dari pembakaran berkurang, sekam perlu ditambah sedikit demi sedikit hingga tong penuh. Tong kemudian ditutup karung basah dan di atasnya diberi penutup hingga rapat. Sekam dibiarkan menjadi dingin. Setelah itu, arang sekam dipisahkan dari abunya melalui penyaringan. Jumlah yang diperoleh sekitar 40—50 kg dari 100 kg sekam segar.

Cara kedua kurang efisien karena memerlukan waktu yang lebih lama dibanding cara pertama.

Daya simpan arang sekam

Daya simpannya cukup lama, bisa mencapai lebih dari satu tahun. Selain membuat sendiri, Anda juga bisa membelinya langsung di toko pertanian.

Kriteria media tanam

Media tanam dari arang sekam memiliki drainase dan aerasi yang baik, bertekstur kasar, ringan, dan sirkulasi udara tinggi karena banyak memiliki pori-pori sehingga kurang dapat menahan air. Oleh karena itu, media ini sangat baik untuk tanaman yang tidak suka media yang terlalu basah atau tergenang air.

Baca Juga:  Penyebarluasan Informasi Iklim untuk Mendukung Budidaya Hortikultura

Kandungan media tanam

Media tanam satu ini mengandung unsur mangan (Mn) dan silikon (Si). Sebenarnya, di dalam media ini tidak terdapat nutrisi atau hara untuk pertumbuhan tanaman.

Keunggulan arang sekam

Kelebihan arang sekam adalah media menjadi lebih porous, bersih, dan sterilitasnya lebih terjamin, serta bebas dari organisme yang dapat mengganggu, seperti kutu yang biasa hidup dalam tanah.