Fakta Menarik Oyong

Pertanianku Oyong merupakan salah satu sayuran yang paling dikenal oleh masyarakat Indonesia. Sayuran ini berasal dari India dan kini sudah banyak dibudidayakan di Cina, Jepang serta beberapa negara Asia tropis lainnya seperti Indonesia. Oyong memiliki nama lain, yaitu gambas. Buahnya berbentuk lonjong, kulit buah berwarna hijau muda hingga tua, serta berkulit kasar dan bersayap banyak. Berikut ini beberapa fakta menarik oyong yang harus Anda simak.

oyong
Pertanianku

Miskin kandungan

Sayuran ini ternyata terbilang sangat miskin kandungan nutrisi. Namun, kandungan vitamin A pada jenis sayur ini terbilang cukup banyak. Kandungan-kandungan yang dimiliki oyong meskipun kadarnya terbilang rendah adalah vitamin B1 dan C, mineral Fe, Ca, serta Fe.

Loading...

Bagian yang bisa dimanfaatkan

Bagian yang bisa dimanfaatkan dari sayuran tersebut adalah daun dan buahnya. Daun dan buahnya sering dimanfaatkan oleh masyarakat menjadi bahan campuran sayuran. Sayuran ini dapat memberikan efek yang menyejukkan dan dingin di dalam tubuh seperti sayur bayam.

Tips saat membeli

Oyong yang baik untuk diolah adalah yang masih muda. Sayuran yang masih muda ditandai dengan warna kulit yang masih hijau segar dan jika ditekan terasa empuk. Namun, Anda harus mewaspadai oyong yang empuk karena bisa saja empuknya disebabkan oleh busuk di bagian dalam sayur.

Cara memasak oyong yang benar tanpa menghilangkan gizinya

Karena kandungan gizinya sudah terbilang sangat rendah, Anda harus memasaknya dengan hati-hati agar seluruh gizi di dalam sayuran tidak terbuang selama proses pemasakan. Oyong biasanya dimasak dengan direbus, dikukus, dan ditumis. Waktu yang dibutuhkan untuk mematangkan sayuran ini tidak begitu lama, hanya 5—10 menit, bergantung pada tingkat kematangan yang Anda kehendaki. Memasak sayuran ini tidak perlu dilakukan dengan panci tertutup.

Baca Juga:  5 Kunci Membuat Tabulampot Rajin Berbuah

Menambah cita rasa

Sayuran ini sangat lezat dimasak bersamaan dengan daging ayam, telur, bihun, soun, misoa, dan udang. Rasa yang didapat pun akan jauh terasa lebih lezat. Biasanya, oyong disajikan dalam bentuk tumisan, omelet, sup, dan oseng-oseng.

Cara menyimpan

Jika sayuran tidak langsung habis dalam sekali pakai, Anda tidak perlu mencucinya terlebih dahulu saat ingin menyimpannya. Cukup bersihkan oyong dari debu yang menempel dengan kain lap dan taruh di dalam plastik pengerut bebas udara. Simpan sayuran di dalam crisper lemari es.

 

Loading...
Loading...