Fakta Menarik Seledri

Pertanianku — Bagian yang dimanfaatkan dari tanaman seledri adalah daun, tangkai, akar, biji, dan minyak. Tanaman sayuran ini sering kali dimanfaatkan sebagai bahan tambahan yang dapat menambah aroma, rasa, dan mempercantik penampilan. Tak jarang, seledri juga sering digunakan sebagai obat herbal untuk mengatasi beberapa penyakit. Terdapat beberapa fakta menarik tentang manfaat seledri untuk kesehatan tubuh seperti berikut.

manfaat seledri
Foto: pixabay

Menurunkan asam urat

Kandungan 3-n-butyl phthalide mampu menghambat enzim xanthine ocidase sehingga produksi asam urat di dalam tubuh menurun.

Menurunkan kadar kolesterol

Berdasarkan penelitian di National University of Singapore menunjukkan jus seledri mampu menurunkan kadar kolesterol total dan LDL-kolesterol pada binatang yang diberikan diet tinggi lemak selama 8 minggu.

Namun, seledri umumnya mengandung saponin yang cukup tinggi. Saat dibuat jus, ketinggian kadar saponin tersebut ditandai dengan banyaknya busa yang timbul. Kadar saponin yang tinggi dapat menimbulkan rasa sebah di lambung. Efek samping ini bisa dihindari dengan memanaskan jus sebelum diminun.

Menurunkan tekanan darah

Dua peneliti asal University of Chicago Medical Center telah meneliti senyawa coumarin yang terkandung di dalam seledri. Di dalam senyawa tersebut terdapat 3-n-butyl phthalide yang diketahui mampu menurunkan tekanan darah. Anda dapat mengolah seledri yang digoreng bersama telur untuk menurunkan tekanan darah dan menenangkan saraf.

Namun, Anda harus waspada, jangan terlalu berlebihan saat mengonsumsi seledri karena bisa menyebabkan tekanan darah naik. Pasalnya, setiap tangkai seledri mengandung 35 mg natrium (sodium).

Kandungan di setiap 100 gram seledri

Di dalam 100 gram seledri mengandung 93 persen air, 0,9 gram protein, 0,1 gram lemak, 4 gram karbohidrat, 0,9 gram serat, 50 mg kalsium, 1 mg besi, 40 mg fosfor, 150 mg yodium, 400 mg kalium, 85 mg magnesium, 130 IU vitamin A, 15 mg vitamin C, 0,05 mg riboflavin, 0,03 mg thiamin, dan 0,4 mg nikotinamid.

Baca Juga:  Langkah Mudah Budidaya Kesemek

Menghambat perkembangan jamur

Minyak esensial yang terdapat di dalam biji seledri mampu menghambat perkembangan jamur seperti Histoplasma capsulatum dan Candida albicans.