Fakta Mengejutkan Ikan Raksasa Arapaima


PertaniankuIkan raksasa arapaima gigas selain dianggap sebagai ikan perusak, ternyata juga punya fakta menarik yang sayang Anda lewatkan. Nah, kira-kira apa saja ya fakta-fakta tersebut? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Ikan raksasa arapaima
Foto: Google Image
  1. Disebut-sebut sebagai monster air tawar

Ukurannya sangat besar, rata-rata memiliki berat lebih dari 2 meter dengan berat lebih dari 100 kilogram. Bahkan, pernah tercatat seekor ikan arapaima dengan berat lebih dari 200 kilogram serta panjang tubuh lebih dari 4,5 meter. Walaupun begitu, data rekaman arapaima terbesar dunia tersebut dicatat sudah ratusan tahun silam, yakni pertengahan abad 18.

  1. Dijuluki living fossil atau makhluk zaman purba

Genus ikan air tawar tropis yang berasal dari Amerika Selatan ini dianggap sebagai fosil hidup karena karakter morfologis serta anatominya yang mirip dengan binatang purba. Bahkan, ikan yang memiliki nama lain pirarucu ini sudah hidup di Sungai Amazon sejak periode Jurassic.

  1. Ikan yang rakus dan super kuat

Dengan bentuk tubuh yang ramping dan efisien, sirip pada punggung dan daerah anal serta ekor, membuat arapaima menjadi perenang yang kuat. Bahkan, mereka dapat melompat keluar dari air dan memakan hewan lain seperti burung, belalang, katak, dan lainnya.

Arapaima disebut sebagai predator yang memangsa ikan lain dengan rakus, tentu karena besar tubuhnya dapat mengakibatkan kepunahan ikan lokal dan kerusakan ekosistem. Dikatakan pula, dengan bentuk tubuh dan ukuran yang raksasa, serta kemampuannya, seekor arapaima dapat dengan mudah membalikkan sampan nelayan yang ditabraknya.

  1. Mampu bertahan seharian tanpa air

Ikan ini memiliki swim bladder atau kandung kemih yang dimodifikasi dan digunakan sebagai paru-paru untuk bernapas. Mereka akan berenang ke permukaan untuk bernapas setiap 10—20 menit sekali. Selain itu, predator sungai satu itu dapat bertahan lebih dari 24 jam di luar air. Kemampuannya dalam menghirup udara tersebut memungkinkan arapaima bertahan sekalipun hidup di perairan miskin oksigen.

  1. Lawan yang cukup tangguh untuk piranha
Baca Juga:  Cara Membuat Pupuk POC dari Kaldu Ikan

Hidup di sungai yang penuh dengan ikan piranha, sudah tentu arapaima memiliki pertahanan luar biasa berupa sisik berwarna hijau kehitaman yang lapisan luarnya termineralisasi, keras dan bergelombang. Di bawahnya terdapat beberapa lapisan serabut kolagen. Ketangguhan sisik yang dimiliki memungkinkan arapaima terlindung dari gigi tajam piranha.

  1. Memiliki daging yang rasanya lezat dan dapat dikonsumsi

Ikan arapaima dikenal memiliki daging yang sangat lezat dan salah satu spesies ikan yang paling dicari di Amerika Selatan. Untuk satu individu, daging yang dapat dihasilkan adalah sekitar 70kg. Selain daging, lidah arapaima dikenal dapat dijadikan obat pembunuh cacing usus dengan dikombinasikan bersama guarana. Sisiknya biasa dibuat menjadi perhiasan.

  1. Arapaima termasuk ikan dilindungi di habitat aslinya

Kebiasaan arapaima yang suka muncul di permukaan membuat ikan ini mudah untuk ditangkap. Ditambah lagi dengan jumlah permintaan yang sangat besar, menyebabkan arapaima banyak diburu sejak abad ke-18. Kenyataan ini mengantarkan arapaima pada ancaman kepunahan. Oleh karena itu, pemerintah Amerika kemudian menetapkan ikan tersebut sebagai hewan yang dilindungi.

  1. Arapaima tidak berbahaya bagi manusia

Pada Juli 2009, dua orang diberitakan hilang secara misterius di Danau Kenyir, Malaysia. Penduduk desa sekitar mengklaim bahwa mereka dibunuh oleh ikan arapaima besar, yang hidup di danau itu dengan menyebutnya “monster dari Kenyir”.

Namun, terlepas dari kabar tersebut, arapaima tidak dianggap berbahaya bagi manusia. Sejauh ini, belum pernah ada laporan mengenai penyerangan arapaima terhadap manusia secara langsung. Diduga, arapaima menabrak perahu nelayan atau kepanikan nelayan melihat arapaima yang besar sehingga menyebabkan perahu terjungkir.