Fakta Tentang Kurma yang Mengejutkan


Pertanianku — Di Indonesia, buah kurma identik dengan bulan Ramadan. Buah ini dipercaya memiliki manfaat sehat yang sangat baik untuk tubuh. Akan tetapi, ada beberapa fakta tentang kurma yang masih dipertanyakan.

fakta tentang kurma
Foto: Shutterstock

Apa sajakah itu? Yuk, simak ulasannya berikut ini dan ketahui fakta tentang kurma supaya Anda tidak bertanya-tanya lagi mengenai buah yang identik dengan bulan suci Ramadan ini.

  1. Kurma menyehatkan

Buah kurma memang terkenal memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh. Dalam satu biji kurma mengandung karbohidrat (glukosa dan fruktosa), protein, lemak tak jenuh, vitamin (A, C, B kompleks, tiamin, riboiflavin, niasin, dan asam folat). Selain itu, juga mengandung mineral (kalium, kalsium, zat besi, fosfor, selenium, magnesium, natrium, cobalt dan zink), dan serat.

Beberapa penelitian mengungkapkan, vitamin C yang terdapat pada kurma cukup tinggi sehingga mampu bertindak sebagai senyawa anti-oksidan dan mampu melindungi sel-sel tubuh dari radikal bebas. Belum lagi seratnya yang mampu melindungi saluran pencernaan.

  1. Cocok untuk buka puasa

Kurma dipilih dengan alasan memiliki rasa manis yang berasal dari glukosa dan fruktosa. Menurut Jansen Ongko, M.Sc, R.D. dalam website-nya, www.ask-jansen.com, kandungan gula di dalam kurma baik untuk meningkatkan kadar gula setelah seharian berpuasa. Sementara, kandungan glukosa dan fruktosanya mampu membuat tubuh kembali bugar.

  1. Jumlah kurma yang harus dimakan

Anak usia 1—3 tahun membutuhkan 1.000 kalori per hari, sedangkan orang dewasa membutuhkan 1.600 kalori per hari yang pemberiannya terbagi atas 3 kali makan dan 2 kali camilan. Sementara, ibu hamil trimester pertama membutuhkan 2.000 kalori, trimester 2 membutuhkan 2.300 kalori, dan trimester 3 membutuhkan 3.300 kalori.

Ahli gizi Jansen Ongko, M.Sc, R.D. dalam www.ask-jansen.com menuliskan, 3—5 biji kurma hanya setara 100—150 kalori. Ia juga mengatakan, kurma merupakan camilan pilihan terbaik karena selain rasanya yang enak juga mudah dicerna.

  1. Kurma bisa gantikan gula
Baca Juga:  Umur yang Pas untuk Panen Cabai

Beberapa ahli selalu menyarankan untuk mendapatkan rasa manis dari buah atau aneka buah kering. Kurma bisa jadi salah satu pilihan untuk dijadikan bahan campuran camilan bayi dan balita. Chef Naldi Budhiarto dari Dapur Uji Femina Group menyarankan buah kurma jenis medjool yang lebih manis dan berserat sebagai olahan cokelat seperti truffle atau cookies.

  1. Nutrisi kurma pasaran

Kurma yang sering Anda temukan di pasaran memang bukan kurma yang segar. Beberapa ahli mengungkapkan bahwa meski tidak sesegar usai dipetik, nutrisi pada buah kurma tidak rusak. Sebab, kadar gula yang terdapat pada kurma bisa menjadi zat pengawet alami.

Namun, yang hilang dari kurma ‘tidak segar’ itu hanyalah kadar airnya dan vitamin C. Sebab karakter vitamin C, yakni akan cepat hilang jika terpapar panas matahari dalam waktu lama.

loading...
loading...