Fakta Unik Ayam yang Harus Anda Tahu


Pertanianku – Indonesia merupakan salah satu negara yang masyarakatnya banyak memelihara ayam. Ayam yang dipelihara juga sangat beragam jenisnya seperti ayam kampung biasa, ayam hias, ataupun ayam ternak (petelur dan potong). Terlebih ayam juga memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

Fakta Unik Ayam yang Harus Anda Tahu

Ada beberapa hal unik tentang ayam. Berikut fakta unik ayam yang tidak banyak orang yang tahu.

  1. Ayam memiliki sifat kanibalisme

Beberapa ayam terkadang suka mematuk temannya hingga berdarah dan akan terus mematuk sampai lukanya membesar. Hal ini sering terjadi pada peternakan ayam broiler yang waktu makannya kurang.

Sifat kanibalisme ayam sebenarnya bisa diatasi dengan debeaking atau pemotongan paruh. Tujuannya, agar ayam tidak melukai ayam lainnya.

  1. Ayam betina bisa bertelur tanpa pejantan

Ayam betina bisa tetap bertelur meskipun tanpa kehadiran pejantan. Tugas pejantan hanya membuahi sel telur bukan membuat ayam betina bertelur.

Secara alami ayam terus memproduksi sel telur dalam tubuhnya dan akan dikeluarkan saat proses sudah selesai. Ketika ayam jantan tidak membuahi, telur tersebut akan jadi telur infertil atau tidak mungkin menetas.

  1. Ayam sering memakan kerikil

Ketika mencari makan, ayam biasanya mengais tanah untuk mencari sesuatu yang bisa dimakan. Mungkin kita pikir yang dicari ayam tentu saja semacam biji bijian yang tercecer. Namun, ayam terkadang juga memakan kerikil berukuran sangat kecil. Ayam memakan kerikil untuk membantu pencernaannya. Tentunya dalam kadar yang tidak berlebihan.

  1. Ayam potong cepat besar bukan karena hormon

Sekarang ini banyak beredar tentang kurang sehatnya ayam potong atau broiler yang beredar di pasaran. Yang paling gencar adalah isu suntik hormon pada ayam broiler yang menyebabkan ayam bisa tumbuh dengan cepat.

Baca Juga:  Budidaya Tokek Itu Gampang, Begini Caranya!

Sebenarnya, dalam dunia perunggasan sangat jarang ada penyuntikan hormon pertumbuhan. Ayam broiler yang bisa mencapai bobot 1,4 kg dalam waktu 35 hari ini dikarenakan secara genetis sudah bagus dan ditunjang dengan pakan yang baik.

Itulah alasan kenapa ayam broiler cepat besar. Adapun suntik yang dilakukan, yaitu suntik antibiotik. Ini yang cukup menjadi perhatian para ilmuwan di dunia. Penggunaan antibiotik sudah mulai dibatasi karena dianggap cukup berbahaya.

  1. Ayam semakin tua semakin besar ukuran telur

Semakin tua umur seekor ayam betina, semakin besar pula ukuran telurnya. Hal ini bisa terlihat jelas pada ayam petelur. Meskipun telurnya bertambah besar, jumlah produksinya semakin sedikit.

  1. Ayam petelur mudah kaget

Ayam petelur memang sangat sensitif. Mudah stres dan kaget. Itulah alasannya jika kita mendirikan usaha ayam petelur harus di tempat yang tidak terlalu ramai. Bahkan, hanya karena suara petir menyambar, ayam petelur akan berkurang jumlah telurnya. Hal ini tentu merugikan peternak.

loading...
loading...