Fakta Unik Hidroponik, Sistem Tanam Tanpa Tanah

Pertanianku — Pasti Anda sudah tidak asing dengan kata hidroponik karena kini sudah banyak produk hidroponik yang mulai mudah didapatkan. Produk hidroponik selalu dikaitkan dengan kesehatan karena sayur tersebut digadang-gadang lebih sehat daripada sayur yang ditanam secara konvensional. Agar pengetahuan Anda tentang hidroponik semakin banyak, berikut ini beberapa fakta menarik hidroponik yang masih jarang orang ketahui.

hidroponik
foto: Pertanianku

Budidaya sayur tanpa media tanam tanah

Hidroponik merupakan metode budidaya tanaman secara bersih dan aman. Teknik budidaya ini tidak melibatkan media tumbuh, tetapi merendam akar di dalam larutan yang diangin-anginkan. Sebagian besar kebutuhan nutrisi tanaman langsung dipasok oleh nutrisi pupuk. Media tanam tempat tanaman tumbuh tidak memberikan kontribusi apa pun terhadap kebutuhan nutrisi.

Ada dua metode budidaya yang dapat dilakukan, yakni susbtrat dan nonsubstrat. Hidroponik substrat tidak menggunakan air sebagai media, tetapi menggunakan media padatan yang dapat menyerap nutrisi, air, dan oksigen. Sementara itu, nonsubstrat merupakan metode budidaya yang meletakkan tanaman pada air yang tersirkulasi, baik aliran air, air menetap, atau air yang disemprotkan. Air tersebut mengandung nutrisi yang dibutuhkan tanaman.

Membuat tanaman lebih cepat tumbuh

Laju tanaman pada instalasi hidroponik dapat 50 persen lebih tinggi dibanding tanaman yang berada di lahan dengan kondisi yang sama. Hal tersebut disebabkan oleh tanaman mendapatkan makanan dari air yang kaya nutrisi sehingga tanaman tidak perlu akar yang besar untuk mencari nutrisi. Dengan begitu, energi pertumbuhan akar yang dibutuhkan menjadi lebih sedikit dan energi tersebut dapat disalurkan ke bagian tanaman yang lain.

Sejarah singkat hidroponik

Kata hidroponik muncul pada 1936 pada hasil penelitian yang dilakukan Dr. WF. Gericke, seorang agronomis dari Universitas California, Amerika Serikat. Penelitian tersebut dilakukan pada tomat yang ditanam di dalam bak berisi mineral. Tanaman tersebut dapat tumbuh dengan subur hingga setinggi 3 m dan dipenuhi banyak buah. Berkat penelitiannya, Gericke dinobatkan menjadi orang yang berjasa pada abad ke-20.

Baca Juga:  Langkah Mudah Merawat Tanaman Melinjo

Semakin modern

Inovasi pada budidaya hidroponik terus berkembang sesuai dengan zaman. Saat ini budidaya tersebut sudah dijalankan dengan sistem komputerisasi, automatisasi, dan perangkat lain. Oleh karena itu, tidak hanya untuk skala bisnis, hidroponik juga dapat dilakukan oleh mereka yang senang berinovasi.

Dapat digunakan di mana saja

Anda bisa menanam hidroponik di mana saja, di dalam ruangan ataupun di luar ruangan. Misalnya, di rumah kaca (greenhouse) atau di halaman terbuka. Tempat yang dibutuhkan hanya perlu mendapatkan cukup sinar matahari/cahaya, oksigen dan air, serta kebutuhan nutrisi dapat dipenuhi setiap saat.