Fakta Unik Ikan Sapu-Sapu

Pertanianku Ikan sapu-sapu cukup terkenal di Indonesia, bahkan sering dipelihara di dalam kolam, yang katanya agar kolam terlihat bersih. Ikan ini sangat mudah dijumpai sehingga harga jual ikan ini tidak terlalu mahal. Namun, ada hal yang harus Anda waspadai dari ikan ini, kira-kira apa, ya? Dan, apa benar jika ikan sapu-sapu dapat membersihkan kolam? Simak beberapa fakta unik tentang ikan si tukang bersih-bersih di bawah ini.

ikan sapu-sapu
foto: Oleh Photo by Derek Ramsey (Ram-Man) – en: Image:Plecostomus 700.jpg, CC BY-SA 3.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=1081722

Memakan lumut

Nama ilmiah ikan sapu-sapu adalah Hypostomus plecostomus. Ikan ini senang memakan lumut atau kotoran yang berada di habitatnya, termasuk dengan lumut yang berada di dalam akuarium. Ikan ini sering dipelihara oleh pehobi ikan hias agar kolam akuarium terlihat lebih indah dan pehobi tidak perlu terlalu sering membersihkan akuarium.

Jika ikan ini dipelihara di dalam akuarium bersama ikan-ikan lain yang berbeda jenis, keberadaan ikan ini harus diwaspadai karena sewaktu-waktu bisa menyerang ikan hias lain yang kebetulan sedang luka. Sapu-sapu bisa menghisap bekas luka tersebut sehingga menyebabkan luka semakin membesar.

Mirip lele tapi tidak punya kumis

Kalau Anda sering memancing di sungai pasti sering melihat ikan seperti ikan lele tapi tidak berkumis. Selain itu, warna tubuhnya hitam dengan bagian mata yang terlihat menonjol keluar. Itu adalah sapu-sapu, ikan air tawar yang sangat mudah dijumpai di aliran sungai.

Sifat pemalas

Meskipun terkenal sebagai tukang bersih-bersih, nyatanya ikan ini adalah pemalas. Semakin besar ukurannya, ikan akan semakin malas bergerak. Jika dipelihara di dalam akuarium, sapu-sapu hanya terlihat berdiam diri dan menempel di dinding akuarium.

Bisa bertahan di aliran air yang sudah rusak

Ikan sapu-sapu memang sangat mudah ditemui di aliran sungai, bahkan aliran sungai yang sudah rusak akibat tercemar limbah. Oleh karena itu, banyak yang tidak menyarankan untuk mengonsumsi sapu-sapu yang didapatkan dari sungai yang tercemar. Biasanya, sapu-sapu akan memakan limbah atau sampah yang ada di sungai tersebut. Dengan begitu, di dalam tubuh ikan mengandung zat-zat berbahaya bagi tubuh, bisa menyebabkan penyakit dan alergi.

Baca Juga:  Langkah KKP untuk Memulihkan Bisnis Budidaya Kerapu di Tengah Pandemi

 


loading...