Fakta Unik Kembang Kol yang Dilarang untuk Penderita Asam Urat

Pertanianku Kembang kol sering digunakan sebagai sayuran campuran pada masakan capcay. Sayuran ini terdiri atas bunga-bunga kecil yang masih kuncup, bertangkai pendek, dan tersusun dalam rangkaian berupa bonggol. Sayuran ini mengandung vitamin C yang cukup tinggi, vitamin A, K, dan B, mineral, purin, serat, serta beberapa kandungan zat aktif lainnya yang bisa mencegah timbulnya kanker.

kembang kol
foto: pertanianku

Vitamin C dan folat yang terkandung di dalam sayuran ini berfungsi meningkatkan kerja sistem imun tubuh sehingga tubuh bisa lebih kuat terhadap penyakit.

Namun, tahukah Anda bahwa kembang kol tidak direkomendasikan untuk beberapa penderita penyakit karena bisa menyebabkan efek samping yang kurang baik. Selain itu, sayur ini juga tidak bisa diolah secara sembarangan.

Berikut ini beberapa fakta unik sayuran kembang kol.

Penderita rematik dan asam urat

Penderita rematik gout dan kadar asam urat yang tinggi tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi sayuran ini karena mengandung asam amino yang disebut purin. Kandungan asam amino tersebut akan dimetabolisir oleh tubuh menjadi asam urat sehingga akan menambah kandungan asam urat di dalam darah menjadi lebih tinggi. Kondisi kadar asam urat yang meningkat bisa menyebabkan kambuhnya rematik gout.

Perebusan sayur

Suku kubis-kubisan (Cruciferae) mengandung goitrogen yang bisa menyebabkan gangguan pada fungsi kelenjar tiroid. Sayuran yang direbus terlalu lama akan mengeluarkan senyawa berbau sulfur, dan aromanya semakin meningkat seiring waktu perebusan yang semakin lama. Untuk mengurangi bau, menjaga rasa renyah, dan mengurangi kehilangan nutrisi, rebuslah sayuran dalam waktu yang lebih singkat.

Berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan

Sayuran suku Cruciferae yang dikonsumsi dalam jumlah besar dan dilakukan dalam jangka panjang bisa menyebabkan tubuh mengalami kekurangan yodium sehingga menyebabkan kelenjar gondok membesar.

Baca Juga:  Atasi Bisul dengan Bugenvil, Tanaman Hias yang Cantik

Mencegah perubahan warna

Kembang kol yang dimasak atau direbus dalam panci besi akan bereaksi. Hal tersebut menyebabkan sayuran berubah warna menjadi cokelat. Anda bisa mencegah perubahan warna tersebut dengan menambahkan jus lemon pada air rebusan untuk memutihkan kembang kol. Hal ini disebabkan kandungan unsur fitokimia yang ada di dalam sayuran.


loading...