Fakta Unik Laba-Laba

Pertanianku – Laba-laba merupakan kelompok invertebrata dan termasuk dalam filum Anthropoda. Dalam filum Arthopoda, laba-laba masuk pada kelas Arachnoidea yang hidup bebas dan bersifat karnivora dengan menusuk dan menghisap cairan tubuh mangsanya. Laba-laba termasuk dalam ordo Arachnida memiliki ciri antara lain abdomen yang tidak bersegmen dan memiliki kelenjar racun pada keliseranya. Berikut fakta unik laba-laba yang perlu Anda ketahui.

Fakta Unik Laba-Laba

  1. Cara membedakan laba-laba jantan dan betina

Laba-laba jantan memiliki ukuran lebih kecil jika dibandingkan dengan betina. Jadi, jika Anda menemukan laba-laba yang ukuran yang agak besar, besar kemungkinan adalah laba-laba betina.

Loading...

Ciri lain laba-laba jantan biasanya tubuhnya lebih penuh warna daripada betina. Bahkan, populasi laba-laba jantan cenderung lebih banyak dibanding laba-laba betina.

  1. Jaring laba-laba mampu menghentikan pesawat

Jangan pernah Anda meremehkan kemampuan jaring laba-laba. Pasalnya, selain elastis, jaring laba-laba sangat kuat. Menurut ilmuwan, jaring laba-laba lebih kuat dari baja. Bahkan, konon mampu menghentikan pesawat Boeing 747 yang sedang melaju di udara.

  1. Bayi laba-laba punya kemampuan kamuflase

Saat laba-laba masih bayi, juga jangan pernah menganggap remeh kemampuannya. Walau memiliki ukuran kecil, bayi laba-laba memiliki kemampuan berkamuflase. Sebab, tubuhnya hampir tidak memiliki warna sehingga tidak bisa diketahui oleh serangga yang biasa jadi makanannya.

  1. Laba-laba jarang menggigit

Laba-laba termasuk binatang yang baik. Hewan ini termasuk jarang menggigit dan menyengat. Laba-laba hanya akan menggigit jika Anda mengganggunya.

  1. Laba-laba tidak selalu mengandalkan jaring

Jika Anda pikir laba-laba saat memangsa serangga selalu mengandalkan jaring, hal itu bukanlah satu-satunya cara. Sebab, laba-laba juga bisa melompat untuk menangkap buruannya.

  1. Laba-Laba bukan serangga

Jika selama ini Anda pikir laba-laba tergolong keluarga serangga, ini salah. Sejatinya laba-laba itu masuk kelas hewan arachnida. Jadi, laba-laba merupakan satu keluarga dengan kalajengking, tungau, dan kutu yang juga bagian dari kelas arachnida.

  1. Jaring laba-laba sulit untuk ditiru
Baca Juga:  Sapera, Kambing Perah Asal Indonesia yang Cepat Berkembang Biak

Meski ilmuwan sudah berusaha sekeras mungkin, mereka tidak dapat meniru dalam membuat jaring laba-laba.

  1. Usia laba-laba

Apakah Anda tahu berapa lama umur laba-laba? Rata-rata usianya berkisar satu tahun. Namun, ada juga yang bisa hidup 3–4 tahun. Usia hidup laba-laba yang paling lama adalah tarantula. Ia bisa hidup hingga 25 tahun.

  1. Kegunaan laba-laba

Dalam ekosistem, laba-laba berperan penting untuk mengendalikan populasi serangga. Ini karena makanan utamanya adalah serangga. Jadi, jika di lingkungan sekitar rumah Anda banyak serangga, itu pertanda bahwa di sana kekurangan laba-laba.

  1. Musuh laba-laba

Musuh laba-laba umumnya adalah hewan-hewan yang lebih besar seperti kodok, kadal, dan monyet. Namun, musuh paling utama laba-laba adalah tawon betina. Sengatannya bisa membuat laba-laba lumpuh. Setelah lumpuh, laba-laba itu akan dibawa dan dijadikan santapan oleh anak-anak tawon.

Loading...
Loading...