Fakta Unik Tanaman Sukun

Pertanianku— Mungkin sekilas tanaman sukun terlihat biasa saja, tidak ada yang spesial. Apalagi, buah sukun sendiri jarang dijadikan sebagai komoditas yang bernilai ekonomi tinggi. Biasanya, buah diolah menjadi makanan terlebih dahulu sebelum dijual. Di balik tampilan yang biasa saja, tanaman sukun menyimpan beragam fakta yang menarik untuk dibahas. Simak ulasan fakta menarik tentang tanaman sukun di bawah ini.

tanaman sukun
foto: Pixabay

Manfaat sukun

Buah sukun yang telah tua dapat direbus, digoreng, dibuat tepung dan keripik, serta dapat dibuat tape melalui fermentasi. Kayu tanaman sukun tidak dapat digunakan untuk bahan bangunan, tetapi baik untuk kayu bakar.

Bunga jantan tanaman sukun yang telah kering dapat dimanfaatkan sebagai obat nyamuk. Rebusan daun sukun dapat digunakan untuk obat penyakit kuning (hepatitis).

Sudah ada sejak 40000 tahun Sebelum Masehi

Sukun telah dimanfaatkan sebagai pangan sejak 40000 tahun Sebelum Masehi. Ketika itu, pelayar membawa buah sukun dari Australia, Papua Nugini, dan Indo-Malay menuju Oceania dan Pasifik. Pada 30000 Sebelum Masehi, pelayar membawa buah sukun ke Pulau Solomon.

Dianggap pangan berpotensial untuk budak di Karibia

Perjalanan yang dilakukan pada 1791 sukses membawa sukun ke Karibia. Sukun dianggap sebagai sumber makanan yang sangat baik untuk para budak di perkebunan yang berada di wilayah Karibia. Pasalnya, ada beberapa varietas sukun yang mengandung energi mencapai 470—670 kkl per 100 gram.

Dapat tumbuh hingga 30 meter

Umumnya, tanaman sukun di pedesaan tingginya hanya belasan meter. Namun, sebetulnya tanaman dapat tumbuh hingga 30 meter. Tanaman sukun bertajuk renggang, bercabang mendatar, dan berdaun besar-besar yang tersusun berselang-seling. Semua bagian tanaman mengeluarkan getah putih bila Anda sayat.

Baca Juga:  Keunggulan Mangga Lalijiwo yang Bikin Lupa Diri

Produksi buah sukun

Tanaman sukun yang berumur 5—6 tahun mampu menghasilkan 400 buah per pohon per tahun. Buah yang dihasilkan sukun tidak menghasilkan biji. Sukun mampu berbuah sepanjang tahun meskipun ada periode panen raya yang berlangsung pada Januari—Februari dan Juli—Agustus.