Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ikan Cupang Kalah Saat Bertanding


Pertanianku – Ikan cupang banyak dipelihara untuk dijadikan sebagai ikan aduan. Namun, untuk memenangkan pertarungan, ikan cupang harus dilatih. Selain fisik, masih ada persyaratan lain yang sangat berperan sehingga daya juang cupang di arena menjadi maksimal.

Terdapat beberapa penyebab yang membuat ikan cupang kalah ketika sedang bertarung. Berikut penjelasannya:

Kelelahan

Ada beberapa sebab ikan menjadi kelelahan di antaranya perjalanan jauh, suhu air terlalu panas, dan latihan fisik terlalu berat. Capang yang kelelahan karena mengalami perjalanan jauh jangan diturunkan dalam arena pertarungan. Suhu air yang terlalu panas menyebabkan kandungan oksigen terlarut di dalam air sangat sedikit. Kondisi demikian akan mengakibatkan ikan menjadi kelelahan. Sementara itu, latihan fisik yang terlalu berat pun dapat memicu munculnya kelelahan pada cupang. Bila mengalami kelelahan, cupang akan cenderung menghindar atau menyingkir dari cupang lain. Hal inilah yang membuat ikan cupang kalah dalam pertarungan.

Ikan terlalu muda

Jangan menurunkan cupang adu yang masih terlalu muda. Cupang muda belum memiliki insting untuk menguasai area tertentu dan mempertahankannya. Bahkan, saat menerima tekanan dari cupang jantan lain, cupang muda akan cenderung menghindar. Jika hal tersebut terjadi, ikan cupang akan dinyatakan kalah.

Ingin kawin

Cupang yang ingin kawin pun kemungkinan besar akan kalah. Ini disebabkan sudah berkurang naluri untuk mempertahankan areanya karena desakan keinginan kawin tersebut. Di awal pertarungan biasanya cupang tersebut hanya berusaha menundukkan lawan untuk diajak kawin. Namun, kalau lawan terus menyerangnya, cupang tersebut akan mencari pasangan lain yang siap kawin. Kalaupun tidak kalah, cupang yang ingin kawin biasanya hanya dapat mempertahankan kondisi seri saja dan akan kalah saat cupang “algojo” diturunkan.

Baca Juga:  Budidaya Ikan Lebih Mudah dengan Kolam Terpal, Ini Alasannya

Sudah kawin

Cupang yang sudah kawin pun tidak layak diturunkan dalam arena pertarungan. Naluri mempertahankan pasangannya sudah hilang sehingga saat ditantang pejantan lain, cupang tersebut akan menghindar. Upaya menghindar tersebut otomatis disebut kalah.

Sulit berenang

Kesulitan berenang pun sering menjadi penyebab kekalahan cupang. Kesulitan berenang ini timbul saat berlangsungnya pertarungan. Biasanya ikan sulit berenang akibat luka parah di bagian pangkal ekor dan perut. Luka tersebut terjadi karena serangan lawan yang bertubi-tubi. Oleh karena tidak bisa berenang, ikan akan kalah.