Faktor Pendukung Media Tanam Sukulen yang Baik


Pertanianku — Sukulen adalah jenis tanaman yang biasanya dapat ditemukan dari dataran tinggi. Tumbuhan ini tidak dapat dengan mudah ditanam di berbagai media tanam. Ada faktor pendukung terntentu selain media tanam sukulen.

media tanam sukulen
Foto: Dok. Pertanianku

Untuk menanam sukulen terlebih lagi di dataran rendah, tidak boleh sembarang media tanam digunakan. Ini karena banyak yang sudah mencoba dan selalu gagal dalam menangani tanaman tersebut. Dalam mendukung tumbuh kembang tanaman ini, diperlukan media tanam yang baik seperti pemilihan pot yang tepat, atau pasir yang sesuai, tidak boleh terlalu tandus ataupun terlalu becek.

Bukan hanya medianya sebagai faktor utama tanaman sukulen dapat tumbuh dengan baik, bisa juga karena faktor lokasi dan pencahayaan di daerah sekitar. Sukulen lebih baik tumbuh di tempat dataran tinggi yang cukup memiliki udara dingin. Namun, setidaknya dengan media yang tepat, dapat berpeluang membuat tanaman ini tumbuh subur.

Beberapa media tanam yang baik dan dapat digunakan untuk mendukung sukulen agar berkembang dengan baik, seperti pasir biasa (jangan terlalu tandus atau terlalu becek), pupuk kering, pasir malang, dan sekam bakar.

Lalu jika media tanam sudah terpenuhi, langkah apa lagi yang harus dilakukan untuk merawat sukulen agar bertahan lama hidup?

Caranya sebenarnya tidak sulit karena bergantung pada sang perawat tanaman sendiri, telaten atau tidak. Jika dalam satu atau dua hari tanaman terlihat mengalami perubahan buruk, segera beri tindakan lain.

Tanaman sukulen banyak jenisnya. Namun, jika Anda tinggal di dataran rendah atau di perumahan biasa, sebaiknya memilih tanaman lidah buaya dan kaktus. Kedua tanaman tersebut yang mayoritas dirawat oleh orang-orang di dataran rendah. Biasanya dapat digunakan untuk hiasan depan rumah.

Baca Juga:  Cara Mensterilkan Pasir Untuk Media Tanam

Jika sudah menentukan ingin memilih sukulen jenis apa, pilihlah pupuk yang tepat untuk tanaman. Memberi pupuk ke tanaman sama halnya memberi makanan kepada tubuh manusia. Dengan sudah berniat merawat lidah buaya atau kaktus, harus sering rajin mengganti pupuk minimal dua minggu sekali.

Carilah media tanam yang memiliki kandungan air yang minim, karena di dalam tanaman itu sudah mengandung banyak air jadi tidak perlu khawatir. Namun, bukan berarti tidak perlu disiram setiap hari.

Memilih media tanam yang minim kandungan air bukan berarti tidak boleh disiram air setiap hari. Apa pun jenis tanamannya, jika lebih sering disiram akan membuatnya tumbuh subur lebih cepat.

Bukan hanya butuh air, tanaman juga membutuhkan cahaya untuk tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu, tanaman sukulen jenis lidah buaya ataupun kaktus seringkali diletakkan di depan rumah, karena tempat tersebut yang memiliki peluang cahaya yang lebih banyak dibanding di dalam rumah. Tanaman yang kekurangan cahaya matahari akan mudah kering dan layu.