Faktor yang Membuat Tanaman Jahe Semakin Subur

PertaniankuTanaman jahe akan menghasilkan produksi secara optimal jika ditanam pada tempat dan lingkungan yang memenuhi persyaratan tumbuhnya. Selain itu, varietas jahe yang digunakan secara genetik akan memengaruhi produktivitas yang akan didapatkan. Ini karena setiap varietas memiliki sifat dan tingkat produksi yang berbeda-beda.

tanaman jahe
foto: pixabay

Untuk mendapatkan hasil yang baik, kondisi lahan juga harus diperhatikan, baik tingkat kesuburuannya maupun topografinya. Tanaman jahe dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian tempat sekitar 200—600 m di atas permukaan laut. Akan tetapi, tanaman jahe juga masih bisa tumbuh dengan baik jika ditanam di ketinggian 900 mdpl.

Curah hujan yang dibutuhkan oleh tanaman jahe sekitar 2.500—4.000 mm/tahun dengan bulan basah 7—9 bulan.

Loading...

Jahe dapat tumbuh di tanah yang subur, gembur, dan banyak mengandung bahan organik. Jenis tanah yang cocok untuk ditumbuhi tanaman jahe adalah tanah latosol merah cokelat atau andosol. Sementara itu, tekstur tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman jahe adalah tanah bertekstur lempung, lempung liat berpasir, lempung berdebu, debu, serta lempung berliat. pH tanah yang dibutuhkan sekitar 6,8—7,4. Jahe juga masih bisa tumbuh pada tanah ber pH minimal 4,5.

Kelerengan atau kemiringan tanah yang digunakan sebagai tempat tumbuh jahe juga harus Anda perhatikan. Hal tersebut akan berkaitan dengan perakaran yang dangkal dari tanaman jahe akan memengaruhi terhadap kekuatan tanaman yang tumbuh pada lahan berlereng. Kemiringan lahan yang baik adalah kurang dari 3 persen. Namun, tidak menutup kemungkinan jahe tetap bisa ditanam pada lahan dengan kemiringan yang lebih dari itu.

Bibit yang digunakan dapat berupa bibit sendiri atau membeli dari penjual bibit. Namun, untuk mendapatkan bibit yang berkualitas, sebaiknya gunakan bibit sendiri yang didapatkan dari hasil panen sebelumnya dan ditanam kembali untuk mendapatkan pohon yang baru. Pilihlah jahe yang belum ditanami tunas untuk dijadikan bibit.

Baca Juga:  Budidaya Bawang Merah Ramah Lingkungan Hasilkan Produk Organik

Namun, jika Anda baru pertama kali menanam jahe, sebaiknya gunakan bibit yang dibeli dari penjual bibit tepercaya. Gunakanlah bibit yang berkualitas untuk mendapatkan hasil yang baik.

Informasi lengkap dan tepercaya mengenai bibit jahe berkualitas yang menghasilkan produksi tinggi, bisa Anda dapatkan dari buku Panen Jahe 25 Ton/Ha terbitan Penebar Swadaya. Buku ini disusun untuk memandu pembaca dan memberikan gambaran mengenai komoditas jahe. Mulai dari pengenalan berbagai jenis jahe, prospek pasar, peluang usaha pembibitan dan budidaya, sampai proses panen dan pemasaran. Ada pula gambaran analisis usaha budidaya jahe yang menguntungkan.

 

 

Loading...
Loading...