Fenomena Kelangkaan Garam Hanya Sementara


Pertanianku – Beberapa pekan beakangan ini Indonesia digegerkan dengan fenomena kelangkaan garam. Peneliti lembaga Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia Subhan Usman mengimbau masyarakat tak perlu panik terhadap fenomena tersebut. Kelangkaan garam yang terjadi saat ini diperkirakan hanya berlangsung sementara.

“Pemerintah dan masyarakat tidak perlu terlalu panik menghadapi kelangkaan garam, sebab ini hanya bersifat sementara,” kata Subhan Usman, belum lama ini, seperi mengutip Republika (1/8).

Subhan menuturkan, beberapa daerah sentra garam di sejumlah wilayah saat ini sedang mendekati masa panen yang diharapkan akan segera memenuhi kebutuhan pasar. Namun demikian, ujarnya, pemerintah perlu membentuk tim untuk menginvestigasi kelangkaan stok garam di pasar.

Lebih lanjut Subhan mengungkapkan terdapat beberapa hal yang perlu ditelusuri, apakah kelangkaan terjadi karena ada permainan mafia atau memang terjadi kekosongan stok di gudang penyimpanan. “Apabila kelangkaan ini disebabkan oleh permainan, maka pemerintah perlu melakukan tindakan tegas dengan penberian sanksi bagi para pelaku,” ungkapnya.

Untuk itu, Subhan menyarankan pemerintah segera melakukan pembenahan menyeluruh terhadap semua aspek pergaraman nasional. Pembenahan komprehensif tersebut, ujarnya, antara lain mencakup mulai dari keterbatasan lahan, buruknya kualitas garam yang dihasiilkan produsen lokal, serta rendahnya produktivitas.

Penggunaan teknologi yang masih tradisional, serta mengantisipasi anomali cuaca yang terjadi dalam waktu dua tahun terakhir. “Masalah keterbatasan lahan garam merupakan masalah fundamental yang harus diintervensi melalui kebijakan pemerataan ekonomi yang dilakukan pemerintah melalui pendistribusian lahan kepada petani garam,” ujar Subhan.

Untuk meningkatkan produksi garam tanah air, KKP juga diharapkan segera membantu dengan menyediakan sarana produksi dan melakukan pendampingan kepada pelaku usaha agar garam yang dihasilkan pada saat panen hasilnya berkualitas.

Baca Juga:  Ini Alasan KKP Stop Impor Ikan Nila

Sebelumnya KKP sedang menyusun regulasi pengendalian impor komoditas garam dengan berkoordinasi memperkuat sinergi dengan sejumlah instansi terkait.

“Saat ini KKP juga sedang menyusun Peraturan Menteri KP tentang pengendalian impor komoditas pergaraman yang merupakan turunan dari UU Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan dan Petambak Garam,” ungkap Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Brahmantya Satyamurti.

Terkait fenomena kelangkaan garam yang diakibatkan oleh iklim, Brahmantya mengatakan bahwa kekurangan stok garam nasional terjadi karena petambak garam di beberapa daerah sentra penghasil garam belum mulai panen. Guna menanggulangi masalah yang terjadi, pemerintah telah melakukan berbagai upaya, termasuk verifikasi lapangan.

loading...
loading...