FKL Temukan 4.542 Unit Jeratan Satwa Liar


Pertanianku — Ditemukan 4.542 unit jeratan satwa liar dari 2014 hingga 2017 ini di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser provinsi paling ujung barat Sumatera. Jumlah tersebut berdasarkan keterangan dari Koordinator Wildlife Protection Team-Forum Konservasi Leuser (WPT-FKL), Dediansyah.

jeratan satwa liar
Leuserconservation.org

“Jerat satwa liar itu dominan masih aktif, ada juga yang tidak aktif dan bahkan ada jerat yang langsung kami temukan dari pemburu kemudian pelaku membuat surat perjanjian tidak mengulangi lagi,” kata dia, dikutip dari Antara Sabang, Minggu (3/12).

Dediansyah menuturkan, jerat satwa liar yang dilindungi tersebut ditemukan di wilayah Leuser yang meliputi Kabupaten Aceh Tamieng hingga Aceh Selatan.

“Pelakunya yang pernah kami tangkap dari Riau, Sumatera Barat dan Sumatera Utara dan ada juga dari Aceh,” ungkapnya.

Dediansyah mengaku, timnya pernah menemukan langsung satwa liar seperti Landak terjerat. Ia mengatakan, saat itu tim sedang berpatroli di kawasan Leuser.

“Jerat kami yang temukan banyak jenis dan dominan jeratan satwa liar yang dilindungi seperti Landak, Gajah, Harimau,” tuturnya.

Untuk mencegah pemburuan satwa liar yang dilindugi oleh undang-undang tersebut, pihaknya mengaku telah bekerjasama dengan Kepolisian, Dinas Kehutanan Aceh, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh.

Selain itu FKL juga melibatkan pemerhati lingkungan lainnya dan Lembaga Adat agar keragaman satwa liar Tanah Air yang dilindungi tidak punah.

Baca Juga:  Pertambangan Mencengkeram Kepulauan Rempah dan Perikanan
loading...
loading...