Fungsi Pupuk Osmocote untuk Tanaman

Pertanianku — Tanaman membutuhkan pupuk untuk menyuplai kandungan unsur hara yang dibutuhkan untuk tumbuh. Ada banyak jenis pupuk yang beredar di pasaran, terkadang saking banyaknya malah membuat bingung para pemula. Salah satu jenis pupuk yang dijumpai di pasaran adalah pupuk osmocote.

pupuk osmocote
foto: Pertanianku

Pupuk osmocote atau Dekastar plus merupakan pupuk yang digunakan untuk menyuburkan tanah agar pertumbuhan tanaman berjalan lebih baik dan bagus. Pupuk ini merupakan pupuk majemuk yang penyedianya terkendali (slow relase) dan bisa menyuburkan tanaman.

Pupuk ini sangat cocok untuk tanaman buah-buahan, seperti apel, jeruk, anggur, dan lain-lain. Selain itu, cocok juga untuk tanaman sayur, seperti cabai, kentang, tomat, dan lain-lain.

Tanaman hias juga bisa diberikan pupuk osmocote untuk menunjang pertumbuhannya agar lebih subur dan makin cantik.

Aplikasi pupuk dilakukan dengan cara ditabur atau ditimbun ke dalam tanah di sekeliling tanaman. Untuk tanaman cabai yang dipelihara di dalam pot atau polibag, sebaiknya gunakan pupuk yang mudah larut agar lebih cepat terserap oleh tanaman.

Cara pemberian pupuk yang asal-asalan dapat menyebabkan pupuk jadi terbuang sia-sia atau tercuci oleh air hujan sehingga pupuk tidak bisa diserap oleh tanaman. Oleh karena itu, pastikan pengaplikasian pupuk sudah benar dan tepat sasaran.

Pemberian pupuk tidak selamanya hanya melalui akar. Ada juga pupuk yang diberikan melalui daun tanaman.

Penggunaan pupuk osmocote mampu bekerja maksimal apabila diiringi dengan pemberian pupuk daun. Pupuk daun menyediakan berbagai unsur mikro yang diperlukan tanaman, tetapi belum mampu dipenuhi dari pupuk yang diberikan melalui akar. Pupuk daun diberikan setiap dua minggu sekali.

Dosis pupuk daun yang digunakan harus tepat dan biasanya bergantung pada jenis pupuk, seperti pupuk Gandasil B dan Gandasil D. Pupuk gandasil merupakan pupuk foliar sangat direkomendasikan untuk tanaman buah dan tanaman hias. Pupuk foliar sendiri artinya pupuk yang diberikan dengan cara dilarutkan ke dalam air, lalu disemprotkan secara merata ke seluruh bagian ranting dan daun. Gandasil juga dapat diberikan dalam bentuk pupuk tabur.

Baca Juga:  Timun Suri Bukan Berasal dari Keluarga Timun

 


loading...