Gambaran Sederhana Proses Pembuatan Biogas dari Kotoran Sapi

Pertanianku — Saat ini sudah banyak peternak yang mengolah kembali limbah kotoran sapi menjadi berbagai produk bermanfaat dan bernilai ekonomi. Salah satu produk yang sering Anda dengar adalah biogas. Proses pembuatan biogas dari kotoran sapi sebenarnya cukup sederhana.

proses pembuatan biogas
foto: Pertanianku

Hal pertama yang membuat proses ini terlihat rumit adalah pembuatan instalasinya. Namun, pada dasarnya pembuatan biogas dari kotoran sapi cukup mudah. Berikut ini gambaran sederhana proses biogas terbentuk dari kotoran sapi.

  1. Kotoran sapi yang sudah terkumpul dicampur dengan air. Perbandingan campuran antara air dan kotoran sapi sekitar 2:1 (2 air dan 1 kotoran sapi). Kedua bahan tersebut dicampur hingga merata.
  2. Masukkan kotoran ternak ke digester atau wadah penampung kotoran melalui lubang masuk. Pengisian awal dilakukan sebanyak 60 persen kapasitas volume digester biogas.
  3. Diamkan kotoran ternak selama 13—20 hari. Selama proses pembuatan biogas, posisi keran gas kontrol dan keran gas pengeluaran yang tersambung ke kompor harus dalam keadaan tertutup. Kondisi ini bertujuan agar proses fermentasi bahan organik oleh mikroorganisme berjalan secara anaerob atau tanpa udara.
  4. Hasil fermentasi sudah bisa terlihat setelah hari ke-14. Biasanya, biogas sudah terkumpul di bagian atas digester yang berbentuk kubah. Gas ini masih belum bisa dibakar karena masih bercampur dengan udara. Gas tersebut harus dialirkan ke luar dengan cara membuka ke
  5. Agar biogas bisa tersedia setiap hari, sebelum digunakan Anda harus memasukkan kotoran sapi yang sudah tercampur dengan air ke Komposisi campuran kotoran dan air yang dimasukkan adalah 2 kg kotoran sapi dan 4 liter air. Dengan begitu, produksi gas akan terus-menerus berjalan.

Sederhana bukan?! Cara pembuatan instalasi biogas bisa Anda baca lebih lanjut dalam buku Panduan Praktis Biogas terbitan Penebar Swadaya. Buku ini membahas cara pembuatan instalasi untuk skala rumah tangga dan skala industri. Untuk mendapatkan buku tersebut sebagai referensi, Anda bisa langsung menghubungi WhatsApp admin Penebar Swadaya.

Baca Juga:  Hal Penting yang Perlu Diperhatikan dari Beternak Domba

Pembuatan biogas sangat bergantung pada kondisi cuaca dan pemeliharaan. Untuk mendeteksi ada atau tidaknya biogas di dalam digester, Anda perlu menggunakan alat kontrol gas agar mudah mengontrol kadar biogas yang tersisa.