Garifta, Mangga dengan Cita Rasa Manis Asam yang Menyegarkan

Pertanianku Mangga garifta terkenal dengan kulit buah yang memiliki perpaduan warna antara merah dan kuning. Tampilan gradasi warnanya semakin menarik saat bagian warna merahnya terkena cahaya matahari. Gradasi warna tersebut bukan hanya ciri khas, melainkan menjadi daya tarik mangga ini sehingga membuat penampilan tanaman terlihat lebih eksotik.

mangga garifta
foto: Pixabay

Tanaman buah mangga garifta tidak terlalu tinggi dan cocok dijadikan tabulampot (tanaman buah dalam pot). Kondisi tersebut dapat memudahkan proses pengambilan buah mangga saat panen.

Keunggulan lainnya juga terletak pada daya simpan buah mangga yang bisa mencapai 7—10 hari setelah dipanen. Dengan catatan, buah disimpan di suhu ruang.

Jenis mangga ini merupakan hasil penelitian yang sudah dilakukan oleh Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Badan Litbang Pertanian. Penelitian tersebut menghasilkan jenis mangga yang mampu menghasilkan buah rata-rata sebanyak 64,42 kg per pohon per tahun, dengan berat per buahnya sekitar 190—230 gram.

Mangga garifta sudah ditemukan sejak 2009 silam setelah 10 tahun penelitian di Kebun Percobaan Desa Cukurgondang. Garifta dihasilkan dari perkawinan mangga-mangga lokal berkualitas.

Tekstur daging buah mangga ini agak lunak dan berserat kasar. Rasa manggga garifta manis disertai dengan aromanya yang sangat harum. Tingkat kemanisan buah mangga ini sekitar 15,5 briks dengan kadar asam sekitar 0,21 persen. Dalam satu tandan dapat tumbuh hingga 4 buah.

Mangga grafita mengandung vitamin C sebesar 45,5 mg per 100 gram daging buah. Oleh karena itu, buah ini cocok dikonsumsi sehari-hari sebagai sumber vitamin C yang baik bagi tubuh. Selain vitamin C, ada juga vitamin A yang berfungsi untuk menjaga kesehatan mata dan asam glutamin untuk menambah daya ingat. Kadar air garifta terbilang cukup tinggi sehingga bisa memberikan rasa kenyang lebih lama.

Baca Juga:  Membuat Larutan Mikroorganisme Lokal (MOL) dari Sampah Organik

Sama seperti buah mangga pada umumnya, garifta akan berbuah pada November hingga Desember, sedangkan masa berbunganya jatuh pada Juli hingga Agustus. Garifta lebih cocok ditanam di dataran rendah dengan ketinggian 1—300 m dpl.

Jika dilihat keunggulan dari segi rasa, tampilan, tekstur, dan aroma, buah mangga garifta cukup berpotensial dikembangkan secara komersil.

 

 

 


loading...