Generasi Milenial Harus Bisa Manfaatkan Teknologi untuk Pertanian di Era Modern

Pertanianku — Indonesia yang terkenal sebagai negara agraris sedang mengalami masa modernisasi dalam semua bidang, termasuk bidang pertanian. Pertanian di era modern sudah bukan tentang mencangkul dan menanam. Semua pekerjaan tersebut sudah bisa menggunakan bantuan alat teknologi.

pertanian di era modern
foto: pixabay

Modernisasi pertanian membutuhkan fasilitas yang canggih serta sumber daya manusia yang mumpuni. Sumber daya manusia yang mampu menguasai alat teknologi sehingga optimalisasi sektor pertanian berjalan lancar.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperbarui pengetahuan di bidang pertanian guna meningkatkan sektor pertanian, termasuk anak muda yang akan menjadi generasi penerus.

Loading...

“Di era sekarang menanam tidak harus memakai cangkul, melainkan menggunakan robot konsaksion yang ada dengan program IT yang sudah bisa kamu kendalikan,” tutur Syahrul di hadapan para mahasiswa-mahasiswi Polibangtan Medan seperti dikutip dari laman Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Syahrul menyampaikan untuk mengoptimalkan pertanian membutuhkan tiga kunci utama. Pertama, perilaku yang baik sehingga para pelaku pertanian bisa saling bekerja sama membantu. Pertanian menjadi hal utama dalam kehidupan karena dari pertanianlah masyarakat mendapatkan bahan baku untuk dikonsumsi.

Kedua, generasi muda yang mampu menguasai pertanian di era modern, seperti pemanfaatan teknologi dan mekanisasi. Modernisasi sedang berlaku di semua sektor karena sudah masuk ke era revolusi industri 4.0. Era di mana seluruh perangkat kerja yang membantu manusia sudah menggunakan artificial intelligence.

Oleh karena itu, penting memiliki generasi serta sumber daya manusia yang memiliki kemampuan mumpuni untuk menguasai alat-alat tersebut. Pemerintah secara perlahan terus memperbarui alat pertanian untuk mengikuti perkembangan zaman.

Misalnya saja AWR (Agriculture War Room) merupakan teknologi terbaru yang baru dirilis oleh Kementerian Pertanian guna memantau perkembangan pertanian di seluruh wilayah hanya melalui ruang pengendali.

Baca Juga:  Pasta Bawang Merah Asal Brebes Tembus Timur Tengah

Terakhir, Syahrul menyampaikan di depan mahasiswa Polibangtan Medan, teknologi yang sudah tercipta harus dimanfaatkan dengan bekal ilmu dan intelektual. Seluruh perkembangan kecanggihan tersebut harus diselaraskan dengan kemampuan sumber daya manusia yang semakin meningkat.

Loading...
Loading...