Go Digital Industri Ikan Hias agar Mampu Bersaing di Pasar Global

Pertanianku — Salah satu strategi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk memperkuat industri ikan hias adalah membuatnya menjadi go digital. Dalam hal ini, KKP bekerja sama dengan PT Jelajah Inovasi Teknologi sebagai pengelola platform kalikan.id.

industri ikan hias
Foto: Pixabay

“Melalui kerja sama ini, dua belah pihak bersama-sama membangun ekosistem ikan hias air tawar di Indonesia melalui beberapa aksi,” ungkap Dirjen PDSPKP, Artati Widiarti, seperti dilansir dari laman kkp.go.id.

Kerja sama yang terjalin antara KKP dan kalikan.id adalah melakukan pemasaran ikan hias air tawar berbasis daring (online). Pemasaran tersebut memanfaatkan platform kalikan.id. Selain itu, kedua pihak juga bekerja sama untuk melakukan penguatan strategi promosi ikan hias air tawar dan peningkatan kapasitas pelaku usaha hias air tawar di Indonesia.

Dalam kerja sama tersebut, KKP berperan mendukung dan mendorong pelaku usaha ikan hias air tawar untuk memanfaatkan platform pemasaran daring kalikan.id. Sementara itu, PT jelajah Inovasi Teknologi berperan memfasilitasi pelaku usaha ikan hias air tawar dengan menyediakan platform tersebut.

KKP bersama kalikan.id juga akan melakukan pendampingan dan bimbingan teknis kepada pelaku usaha ikan hias air tawar, serta memfasilitasi kegiatan promosi ikan hias air tawar.

“Jadi dalam kerja sama ini, selain menyiapkan marketplace sebagai tempat promosi dan pemasaran, kami juga akan menggelar bazar dan kontes ikan hias air tawar dengan skala besar yang direncanakan pelaksanaannya Oktober nanti di Jakarta. Di samping itu, ada juga pelatihan-pelatihan kepada pelaku usaha supaya kemampuan mereka di bidang marketing misalnya, bisa meningkat,” terang Artati.

Direktur PT Jelajah Inovasi Teknologi, Dian Rachmawan, menjelaskan, nama kalikan berasal dari ‘kali’ dan ‘ikan’. Nama tersebut merupakan representasi dari ikan hias air tawar. Platform ini dikembangkan dengan mengusung 3 nilai bisnis yang disingkat menjadi 3E.

Baca Juga:  Rumput Laut Asal Tual dan Maluku Disiapkan Jadi Komoditas Ekspor

“E yang pertama adalah eksotis, Kalikan harus mengeksplorasikan sophistikasi daripada ekosistem ikan hias air tawar di Indonesia. Yang kedua E adalah ekologi, kami memilih fresh water fish bukan marine fish meskipun sama-sama ikan, kami tidak berharap berhadapan dengan kerusakan terumbu karang,” papar Dian.

Selanjutnya, E yang terakhir adalah ekonomi kerakyatan. Menurut Dian, cara paling cepat untuk membangun Indonesia adalah melalui pemberdayaan UMKM. Oleh karena itu, Kalikan menyediakan solusi digital agar produsen ikan hias bisa bertemu dengan importir di luar sehingga harga ikan hias air tawar meningkat berkali lipat.