Green Concentrate Pellet, Pakan Kambing Berkualitas Tinggi

PertaniankuGreen concentrate pellet atau GCP merupakan inovasi yang dilakukan di Loka Penelitian Kambing Potong (Lolit Kapo) oleh Dr. Andi Tarigan. GCP adalah pakan ternak yang dibuat dari indigofera, calliandra, bungkil inti sawit, solid (lumpur sawit), gaplek, molase, dan ultramineral.

Green Concentrate Pellet
foto: Pertanianku

Pakan kambing ini dibuat dengan panen Indigofera zollingeriana dan Calliandra calothyrsus pada interval 60 hari dan tinggi pemotongan sekitar 1 meter. Pemotongan dilakukan dengan cara memotong bagian tajuk tanaman. Hasil panen tersebut dijemur di atas lantai selama 2—3 hari atau sampai kadar airnya berkurang 20 persen agar tidak menyebabkan perubahan warna hijau pada daunnya.

Setelah itu, daun digiling menjadi tepung hijau menggunakan mesin penggiling dengan saringan diameter 1 mm. Selanjutnya, bahan pelet diaduk selama 10 menit hingga bahan menjadi homogen sesuai dengan formula green concentrate yang sudah disusun.

“Keunggulan GCP berbasis Indigofera zollingeriana adalah dapat meningkatkan pertambahan bobot badan, kecernaan, kualitas nutrisi, kualitas karkas dan daging, profil asam lemak daging yang baik, serta menurunkan kandungan kolesterol daging dan darah kambing boerka,” papar Dr. Andi Tarigan seperti dilansir dari laman litbang.pertanian.go.id.

Pakan GCP dapat menggantikan penggunaan konsentrat konvensional sebagai sumber protein dan energi pada kambing boerka. Secara praktis, pakan kambing ini merupakan pakan berkualitas tinggi untuk kambing boerka. Penggunaan pakan GCP dapat berfungsi untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan pakan konsentrat seperti bungkil kedelai.

Indigofera zollingeriana merupakan leguminosa pohon dengan produktivitas biomassa yang tinggi mencapai 33—51 ton bahan kering/hektare/tahun. Kandungan serat kasar pada leguminosa ini rendah hanya 13—14 persen, kandungan protein kasar mencapai 25—31 persen, dan kecernaan in vitro bahan kering cukup tinggi sekitar 71—86,3 persen.

Baca Juga:  Varietas Kacang Hijau Biji Kecil untuk Industri Kecambah

Leguminosa ini dapat beradaptasi dengan baik pada tanah yang kurang subur, tanah bergaram, dan genangan. Penerapan teknologi pengolahan pakan dapat memaksimalkan potensi dari I. zollingeriana.

Kombinasi antara C. calothyrsus yang mengandung tanin tinggi dan I. zollingeriana dengan kandungan tanin rendah tetapi kadar proteinnya tinggi berpotensi menghasilkan pakan ternak yang baik. Kandungan tanin yang tinggi dapat mengikat protein sehingga protein tidak terdegradasi di dalam rumen. Oleh karena itu, kombinasi pakan tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan bobot badan, produksi susu, performan reproduksi, dan meningkatkan konsentrasi asam lemak tak jenuh ganda pada daging serta susu ternak ruminansia.