Grobogan Sumbang 29,3 persen Produksi Jagung Jawa Tengah

Pertanianku — Salah satu sentra produksi jagung di Indonesia adalah Kabupaten Grobogan. Kabupaten ini sumbang 29,3 persen produksi jagung Jawa Tengah. Sementara, untuk skala nasional menyumbang 2,8 persen.

produksi jagung
Foto: Pixabay

Dalam kesempatan panen jagung bersama yang dilakukan di Desa Telawah Kecamatan Karangrayung, Bupati Grobogan Sri Sumarni menyebut kualitas produksi jagung Grobogan sangat bagus.

“Bisa kita lihat bersama kualitas jagung yang dihasilkan sangat bagus, saat ini harga jagung di tingkat petani sangat menggembirakan dengan kisaran di atas Rp5.000 per kilogram pipil kering. Harga ini merupakan harga tertinggi yang pernah diterima petani, sehingga kami berharap kebijakan Pemerintah Pusat agar tetap memperhatikan petani jagung,” ujar Bupati Sri Sumarni seperti dilansir dari laman Kementan. 

Panen bersama ini juga dihadiri oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi, perwakilan dari Kemenko Perekonomian, Satgas Pangan Mabes Polri, Ditjen Peternakan Kementan, Anggota GPMT Jateng, PT Malindo, Charoen Phokpand, Cargill, Newhope, Kepala BPTP, Dinas KP, Dinas Pertanian, serta Bulog Divre dan subdivre Grobogan. Sebagai informasi, areal pertanaman jagung yang dimiliki Kecamatan Karangrayung seluas 4.126 hektare.

Sri berharap pemerintah pusat tidak mengimpor jagung karena produksi jagung dalam negeri masih cukup besar. Selain itu, agar petani jagung bisa menikmati jerih payahnya dengan harga jagung yang layak.

“Produksi jagung  di Kabupaten Grobogan sangat besar. Kami mewakili petani di Kabupaten Grobogan menyampaikan tidak ada alasan untuk impor jagung. Biarlah petani menikmati harga tinggi,” tegasnya. 

Panen raya jagung di Kabupaten Grobogan diperkirakan berlangsung mulai minggu kedua Februari. Terdapat areal pertanaman seluas 41.035 hektare yang akan menghasilkan jagung sebanyak 246.210 ton. Produksi yang besar di Kabupaten Grobogan tersebut, sekaligus menjadi bukti bahwa potensi produksi jagung dalam negeri mampu memenuhi kebutuhan nasional.

Baca Juga:  Menumbuhkan Wirausaha Pertanian, Kementan Gandeng Universitas

Kepala BKP Agung Hendriadi menyebut produksi jagung dari Grobogan ataupun Jawa Tengah mampu mencukupi kebutuhan peternak. 

“Suplai dari Grobogan dan Jawa Tengah sudah bisa memenuhi kebutuhan peternak besar dan kecil. Minggu depan sampai Maret akan terus dilakukan panen di berbagai provinsi,” ujar Agung.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan Edhie Sudaryanto dalam kesempatan ini membantah dengan tegas adanya pihak-pihak yang menyebutkan saat ini tidak ada panen jagung. 

“Faktanya, jagung di Kabupaten Grobogan sedang memasuki musim panen. Siapa bilang tidak ada panen,” ujarnya.