Guangzhou Masih Bergantung pada Buah dari Indonesia


Pertanianku – Buah-buahan lokal asal Indonesia seperti yang kita ketahui memang memiliki kualitas yang semakin baik dari masa ke masa. Hal inilah yang membuat beberapa negara mempercayakan untuk mengimpor buah dari Indonesia. Bahkan, ada yang sangat bergantung pada buah Indonesia, yakni Guangzhou, Cina.

“Beberapa komoditas dari Indonesia masih sangat kami butuhkan, terutama buah-buahan,” kata juru bicara Pemerintah Kota Guangzhou Zhu Xiaoyi di Guangzhou, beberapa waktu lalu sebagaimana mengutip Antara (6/7).

Zhu Xiaoyi menyebutkan bahwa ibukota Provinsi Guangdong itu saat ini telah mencukupi 50 persen kebutuhan buah-buahan masyarakat di seluruh daratan Cina. Bahkan, Guangzhou menjadi pasar terbesar buah-buahan di wilayah selatan Cina seperti Hainan, Yunnan, Sichuan, dan Fujian.

Namun, 80 persen buah-buahan yang dipasarkan di Guangzhou tersebut dipenuhi dari berbagai negara, termasuk dari Indonesia. “Oleh karena itu, kami berharap kerja sama dengan Indonesia perlu ditingkatkan lagi. Kami tahu Indonesia punya banyak sumber daya alam, seperti buah-buahan,” jelas Deputi Direktur Jenderal Departemen Penerangan Partai Komunis Cabang Guangzhou.

Zhu menambahkan bahwa sudah hampir delapan tahun Guangzhou menjalin kerja sama dengan Kota Surabaya dalam program kota kembar.

Menurutnya, hubungan dengan Surabaya, khususnya di bidang perdagangan cukup baik dan kedua kota tersebut telah sama-sama mendapatkan manfaat. “Kami ingin kerja sama diperluas karena saat ini hubungan dengan Indonesia makin dekat setelah Cina Southern Airlines membuka penerbangan langsung ke Jakarta dan Bali,” ujarnya.

Selain salah satu kota industri terbesar, Guangzhou merupakan salah satu pintu utama masuknya berbagai komoditas dari Indonesia karena posisinya di selatan daratan Cina. Komoditas impor dari Indonesia melalui Guangzhou didistribusikan ke Cina bagian selatan, tengah, dan barat.

Baca Juga:  Tiga Orang Terciduk Kasus Penyelundupan 2.800 Kupu-kupu Langka di Cina
loading...
loading...