Gulma yang Berbahaya Bagi Tanaman Karet

Pertanianku— Gulma menyebabkan tanaman karet tidak bisa tumbuh secara optimal karena menyebabkan adanya persaingan dalam mendapatkan nutrisi, air, dan cahaya matahari. Selain itu, masih ada beberapa masalah lain yang dapat ditimbulkan jika gulma tersebut dibiarkan tumbuh di sekitar tanaman karet. Berikut ini beberapa jenis gulma yang sebaiknya dibersihkan.

tanaman karet
foto: Pertanianku

Alang-alang

Alang-alang (Imperata cylindrical) tumbuh secara berkelompok atau sendiri-sendiri. Jika alang-alang tumbuh sendiri, jumlahnya tidak begitu banyak sehingga pemberantasannya masih dapat dilakukan dengan garpu atau dijemur dengan sinar matahari.

Alang-alang juga bisa diberantas dengan menggunakan bahan-bahan kimia seperti herbisida Dowpon M dengan konsentrasi 1—2 persen atau Roundup dengan konsentrasi 0,6—0,8 persen. Penyemprotan dapat dilakukan secara langsung pada gulma. Jika gulma masih tumbuh, Anda bisa menaikkan konsentrasi herbisida menjadi Dowpon M 2 persen dan Roundup 0,8—1 persen.

Sambung rambat

Gulma sambung rambat (Mikania sp.) dapat mengganggu pertumbuhan karet karena unsur hara di dalam tanah dapat diserap oleh sambung rambat. Tanaman ini tumbuh merambat dengan sangat cepat dan sering tumbuh di pinggiran tanaman.

Sambung rambat dapat diberantas secara manual, dengan cara menggulung tanaman karena tanaman ini tumbuh merambat. Agar benih tidak tumbuh lagi, gulma yang baru diangkat perlu dikeringkan dan dibakar.

Sambung rambat juga bisa diberantas dengan herbisida 2,3 D-amine 31 dalam 2 liter air/hektare. Tambahkan teepol 0,1 persen dan semprotkan dua kali dengan interval 3—4 minggu.

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan herbisida Roundup 1,5—2 liter/hektare dan Tordon 101 dengan dosis 1 liter/hektare dalam 500 liter air. Herbisida tersebut disemprotkan juga ke bagian tanaman sambung rambat, tetapi tidak boleh mengenai tanaman yang masih muda.

Penyemprotan herbisida pertama diperuntukkan langsung ke seluruh tanaman sambung rambat. Sementara itu, penyemprotan kedua dilakukan pada tanaman sambung rambat yang belum mati. Jika setelah disemprot herbisida masih tumbuh, gulma tersebut perlu dicabut hingga ke akarnya, dikeringkan, dan dibakar.

Baca Juga:  Manfaat Terung Lalapan pada Kuliner Khas Sunda

Gulma lain

Ada beberapa jenis gulma lain yang tidak begitu berbahaya seperti alang-alang dan sambung rambat, yaitu krinyuh, harendong, pakis kawat, dan ficus. Gulma tersebut dapat diberantas dengan cara manual, yakni dicabut hingga ke akar-akarnya.