Mengenal Habitat Lele Yang Tepat

0

Pertanianku – Lele dapat hidup di berbagai tipe habitat mulai ketinggian 1 m dpl alias pesisir pantai hingga ketinggian 800 m dpl. Menurut Pepen Effendi, salah satu pakar budi daya ikan konsumsi di Cianjur, Jawa Barat, ciri daerah yang dapat digunakan untuk budi daya lele cukup gampang. Asal pohon kelapa bisa tumbuh dan berbuah, berarti lele dapat hidup di daerah tersebut. Meski tidak rewel dalam hal lokasi, gura magura—sebutan lele di Sri Lanka—cenderung menyukai sungai berlumpur maupun rawa.

Habitat Lele

Lele juga dapat bertahan hidup di daerah minim air. Karena itulah pada awal domestikasi, peternak lazim memelihara lele di tepi sungai atau di sawah. Lele dumbo mudah beradaptas dengan lingkungan yang tergenang air. Saat sudah dewasa, silangan C. gariepinus dan C. Fuscus itu juga dapat beradaptasi dengan perairan mengalir. Artinya, lele dapat dibudidayakan di kolam berair tenang maupun air mengalir.

Jika dipelihara di air mengalir, usahakan aliran air tidak terlalu deras. Lele dumbo termasuk ikan air tawar yang menyukai genangan air agak tenang. Di sungai-sungai, lele lebih banyak dijumpai di tempat-tempat yang aliran airnya tidak terlalu deras. Idealnya, lele dumbo dipelihara di air bersuhu hangat pada kisaran 22—28° C dengan derajat keasaman atau pH normal 6,5—7,5 serta kandungan oksigen (O2) cukup.

Kandungan O2 yang terlalu tinggi menyebabkan timbulnya gelembunggelembung dalam darah lele. Sebaliknya, penurunan kandungan O2 secara mendadak dapat menyebabkan kematian. Habitat yang cocok untuk pemeliharaan lele varietas lain pun serupa dengan lele dumbo. Lele sangkuriang dapat hidup di lingkungan dengan kualitas air jelek. Namun, untuk memperoleh hasil optimal, sebaiknya dibudidayakan dalam air bersuhu hangat kisaran 24—28° C, berkadar O2 cukup, dan kandungan karbondioksida (CO2) dalam air kurang dari 12 ppm dengan derajat keasaman 6,5—7.

Kandungan amonia yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kematian lele sehingga peternak disarankan mengganti air kolam secara berkala. Kadar amonia yang dapat ditoleransi walking catfish kurang dari 1 ppm. Lele juga biasa hidup di dasar-dasar sungai berlumpur yang minim intensitas cahaya matahari. Oleh karena itu, usahakan kedalaman kolam sekitar 1 m dengan  daya tembus matahari ke dalam air maksimum 30 cm. Oleh karena itu, kolam sebaiknya dibuat  ditempat teduh. Namun, hindari penggunaan naungan dari pohon yang daunnya mudah rontok.

Lele juga dapat dipelihara di kolam dengan kualitas air yang tidak terlalu baik. Sebagai contoh, ikan lele dapat hidup di kolam penampungan air berupa kubangan atau comberan, asalkan tidak mengandung air sabun dan bahan berbahaya lainnya. Lele juga biasa hidup di dasar-dasar sungai berlumpur dengan intensitas cahaya matahari yang minimum.

 

Sumber: Buku  Agriflo Lele

 

loading...
loading...