Hal-hal Penting yang Harus Anda Perhatikan Saat Membeli Bibit Anggur

Pertanianku — Saat ingin membeli bibit anggur, Anda harus memerhatikan varietas yang dibeli karena dapat menentukan buah yang akan dihasilkan. Selain varietas, Anda juga harus memastikan bibit tersebut sehat. Bibit anggur sebaiknya dibeli langsung di tempat penangkar karena bibit yang dijual biasanya merupakan bibit setek basah. Berikut ini beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan saat membeli bibit anggur.

bibit anggur
foto: Pertanianku

Tempat membeli bibit

Anda bisa membeli bibit anggur di mana saja, tidak perlu jauh-jauh ke sentra penghasil bibit. Akan tetapi, Anda harus memerhatikan nursery yang sudah memiliki reputasi baik serta memiliki sertifikasi indukan dan labelisasi hasil setek. Bibit yang bersertifikat berguna untuk melindungi petani atau Anda yang membelinya. Hal ini karena Anda sebagai pembeli berhak mendapatkan bibit berkualitas.

Varietas bibit yang baik merupakan varietas yang sudah dilepas oleh Kementerian Pertanian.

Bibit hasil perbanyakan vegetatif

Perbanyakan vegetatif lebih banyak dipilih untuk tanaman tahunan seperti pohon anggur. Alasannya adalah petani ingin tanaman buahnya cepat berproduksi. Selain itu, buah yang dihasilkan tidak jauh berbeda dengan tanaman induknya. Bibit vegetatif dapat memberikan keuntungan berupa pertumbuhan yang cepat kepada petani ataupun pehobi yang hanya menanam anggur sebagai tanaman hias di pekarangan.

Karena menurunkan sifat induk pohon, Anda harus memastikan kepada penjual bahwa bibit tersebut berasal dari induk yang sudah pernah berbuah. Jika induk belum pernah berbuah, besar kemungkinan bibit yang Anda tanam tidak berbuah.

Namun, bibit vegetatif juga memiliki banyak kekurangan, terutama pada sistem perakaran yang lebih dangkal dan serabut. Sebenarnya, kondisi perakaran bibit vegetatif, terutama setek sangat cocok untuk tanaman anggur yang akan ditanam di pot, karena akar tanaman tidak akan merusak pot.

Baca Juga:  Trik Mempertahankan Rasa Manis Jambu Air Khiojok

Umur bibit

Bibit vegetatif memang memiliki pertumbuhan yang lebih cepat, tetapi umur tanaman terbilang lebih pendek, apalagi jika bibit yang digunakan sudah tua. Oleh karena itu, Anda harus memilih bibit anggur yang belum terlalu tua agar umur tanaman tidak terlalu pendek.