Hal yang Perlu Dilakukan Saat Burung Kenari Ganti Bulu

Pertanianku Burung kenari bisa mengalami ganti bulu setiap tahun. Proses ganti bulu pada kenari yang masih muda tidak begitu kentara. Pasalnya, bulu yang rontok merupakan bulu-bulu halus sehingga bulu tersebut akan langsung terbang terbawa angin dari sangkarnya begitu copot.

 burung kenari
foto: Pertanianku

Saat proses tersebut sedang berlangsung, Anda harus memberikan perawatan yang benar agar kondisi burung tidak menurun. Proses pergantian bulu sering terjadi di luar perkiraan sehingga Anda sebagai penangkar atau hobiis harus merawatnya dengan kesabaran.

Jika proses ganti bulu berjalan baik, bulu-bulu kenari akan tumbuh sempurna sekitar enam minggu sejak dari rontoknya bulu yang sudah tua. Biasanya, bulu-bulu halus akan rontok lebih dulu, baru bulu sayap, bulu ekor, dan diakhiri dengan bulu bagian leher dan kepalanya.

Burung kenari yang sudah memasuki masa rontok bulu akan ditandai dengan warna bulu yang kusam, bulunya agak pecah, kusut, mengecil, dan terkadang terjadi pengeroposan di pinggir bulu.

Kenari yang sedang menjalani ganti bulu perlu diberi tempat yang tenang dan pakan bergizi tinggi. Kenari yang rontok bulunya akibat gangguan parasit harus dipisahkan dari kenari lain dan sangkarnya dicuci bersih. Bila memungkinkan, kandang atau sangkar disemprot dengan disinfektan untuk memusnahkan parasit pengganggu.

Burung perlu dimandikan dan dijemur secara rutin setiap hari. Perawatan ini berguna untuk mengusir parasit yang menghuni sangkar, mempercepat perontokan bulu-bulu yang sudah tua, dan melancarkan pertumbuhan bulu-bulu baru.

Namun, terkadang ada kejadian yang tidak wajar pada proses ganti bulu, yakni bulu kenari rontok terus-menerus. Proses tersebut terus berlanjut meskipun musim ganti bulu sudah selesai. Bila kondisi ini dibiarkan terus-menerus, kemungkinan burung akan mogok berkicau.

Baca Juga:  Jenis-jenis Burung Kacer

Rontok bulu yang terjadi secara terus-menerus disebabkan oleh banyak hal, seperti gangguan dari lingkungan dan penerangan lampu di malam hari yang membuat suasana terasa seperti siang hari. Kesalahan penerangan tersebut menyebabkan burung terus beraktivitas seolah-olah hari masih siang.

Selain itu, kerontokan juga bisa disebabkan oleh gangguan parasit, seperti kutu bulu. Parasit ini berada di permukaan kulit dan pangkal bulu. Penyebabnya bisa diidentifikasi dari bagian pangkal bulu yang rusak, seperti terjadi pengeroposan. Terkadang, serangan parasit ini membuat burung kenari mencabut bulunya sendiri.