Hama dan Penyakit Tanaman Kacang Panjang yang Kerap Meresahkan

Pertanianku— Kacang panjang cukup mudah ditanam. Tanaman sayur ini tidak membutuhkan perlakuan khusus agar bisa berbuah, bahkan bisa ditanam di dataran rendah hingga dataran tinggi. Bagian yang terpenting adalah tanahnya gembur, mengandung banyak humus, pH tanah berkisar 5,5—6,5, dan terkena sinar matahari. Selama masa perawatan, Anda harus waspada dengan hama dan penyakit kacang panjang.

hama dan penyakit kacang panjang
foto: Pertanianku

Produktivitas tanaman kacang panjang dapat terganggu karena serangan hama dan penyakit. Selain itu, hasil panen yang akan didapatkan berkualitas rendah sehingga nilai ekonomi kacang panjang berkurang, bahkan bisa tidak laku sama sekali. Tentu saja hal tersebut dapat menyebabkan petani merugi.

Hama-hama yang sering menyerang tanaman kacang panjang adalah hama penggerek polong (Maruca testulalis), tungau merah, dan kutu daun. Ketiga hama tersebut kerap menyerang tanaman kacang panjang pada musim kemarau. Oleh karena itu, Anda perlu lebih waspada dan melakukan monitoring sesering mungkin agar keberadaan hama dan penyakit bisa teridentifikasi secepat mungkin.

Serangan kutu daun dapat diatasi dengan penggunaan insektisida Supracide 25 WP 0,2 persen.

Hama penggerek polong dapat menyebabkan polong kacang berlubang sehingga polong kacang panjang tidak bisa dijual atau nilai ekonominya menurun.

Anda juga perlu waspada pada cendawan noda cokelat atau Colletotrishu lindernuthianum sering menyerang polong muda kacang panjang sehingga menyebabkan mutu polong kacang panjang menurun.

Selain beberapa hama tadi, ada juga beberapa hama yang perlu diwaspadai karena bersifat sebagai serangga vektor. Hama-hama tersebut adalah kutu kuning, kutu hitam, dan belalang buto hijau. Hama-hama vektor ini dapat menyebarkan penyakit virus sapu.

Penyakit virus sapu dapat menyebabkan tunas tanaman bergerombol dan keriting. Jika tanaman Anda sudah terindikasi serangan penyakit tersebut, sebaiknya segera bakar supaya tidak menular ke tanaman lain yang masih sehat. Tanaman yang terserang virus sapu akan tumbuh kerdil seperti sapu ijuk.

Baca Juga:  Cara Mengajukan KUR untuk Membiayai Usaha Tani Cabai

Hama lainnya yang bertindak sebagai serangga vektor adalah kutu hitam atau Aphis fabae dan Aphis craccivora. Kedua hama tersebut menyebabkan virus daun kering dan virus belang.

 

 


loading...