Hama dan Penyakit yang Menyerang Tanaman Salak


Pertanianku – Hama yang timbul pada tanaman salak adalah kutu wol (putih) atau Cerataphis sp. yang bersembunyi di sela-sela buah. Selain itu, kumbang (uret) atau Omotemnus sp. sebagai penggerek tunas. Tupai dan tikus juga menjadi hama yang menjengkelkan. Hama ini dapat diatasi dengan Furadan 3G dan semprotan insektisida Tamaron 0,3%.

Hama dan Penyakit yang Menyerang Tanaman Salak

Penyakit yang sering tampak adalah noda hitam pada daun akibat cendawan Pestalotia sp. dan penyakit busuk merah (pink) pada buah dan batang oleh cendawan Corticium salmonicolor. Tanaman sakit dan daun yang terserang harus dipotong dan dibakar di tempat tertentu karena sulit dikendalikan.

Buah salak dapat dipanen setelah matang di pohon, biasanya berumur enam bulan setelah bunga mekar (anthesis). Hal ini ditandai oleh sisik yang telah jarang, warna kulit buah merah kehitaman atau kuning tua, dan bulu-bulunya telah hilang. Ujung kulit buah (bagian buah yang meruncing) terasa lunak bila ditekan. Pemanenan buah dilakukan dengan cara memotong tangkai tandannya. Hasil tanaman salak di Bali dapat mencapai 15 ton/hektar. Panen besar antara bulan Oktober—Januari.

Sumber:  Buku Berkebun 26 Jenis Tanaman Buah

Baca Juga:  Apa sih Keistimewaan Labu Kuning?
loading...
loading...