Menghitung Kebutuhan Jumlah Kandang Ayam Petelur


Pertanianku – Kandang merupakan salah satu biaya investasi yang utama dari usaha peternakan ayam petelur. Jumlah atau luas kandang yang digunakan sesuai dengan kebutuhan hidup ayam. Kandang yang terlalu luas dapat menyebabkan pergerakan ayam makin banyak sehingga menghabiskan energi. Akibatnya, produksi menjadi turun. Di samping itu, akan mengakibatkan biaya produksi makin tinggi. Apabila kandang terlalu sempit, akan menyebabkan ayam tertekan akibat kurang leluasa bergerak. Bahkan, dapat menimbulkan kesulitan bernapas. Selain itu, terjadi perebutan pakan dan ruang sehingga kenyamanan ayam terganggu.

Hitung Kebutuhan Jumlah Kandang Ayam Petelur

Model kandang ayam petelur yang telah banyak digunakan ada dua macam, yakni kandang postal dan kandang baterai. Pemeliharaan ayam secara koloni membutuhkan ruang gerak yang lebih luas dalam kandang postal. Adapun pada kandang baterai, setiap ekor ayam ditempatkan pada kandang individu dengan ruang gerak yang lebih sempit. Oleh karena itu, untuk setiap meter persegi, luas kandang model postal digunakan untuk pemeliharaan ayam pullet antara 7—8 ekor. Sementara itu, untuk model kandang baterai, setiap meter persegi dapat memuat 12—13 ekor. Umumnya ukuran setiap bangunan kandang postal ayam petelur sekitar 200 m2 sehingga setiap kandang berisi 1.400 sampai 1.600 ekor.

Apabila ingin meningkatkan populasi sebanyak 1000 ekor, diperlukan penambahan luas kandang sekitar 125 m2. Lalu, berapa kebutuhan lahan secara keseluruhan? Selain untuk bangunan kandang itu sendiri, perlu disediakan luasan lahan khusus untuk gudang pakan, perlengkapan produksi, dan ruang kosong untuk memudahkan dalam manajemen. Ruang kosong juga untuk keperluan kesegaran lingkungan dan kenyaman ternak dan pegawai kandang sertamemudahkan dalam tata laksana pemeliharaan. Bahkan, dapat digunakan untuk bongkar muat dan parkir jika skala usaha sudah mencapai ratusan ribu perlu lahan. Jika umur ayam yang dipelihara setiap kandangnyatidak seragam, jarak bangunan kandang satu dengan lainnya lebih jauh, minimal 10 m. Apabila setiap kandang diisi dengan ayam yang umurnya relatif seragam, jarak antarkandang bisa kurang dari 10 m. Luas lahan yang harus bersedia untuk lokasi kandang diperkirakan 2—3 kali lipat darikebutuhan luasan kandang. Jadi, setidaknya diperlukan lahan seluas 375 m2 (125 m2 untuk kandang dan 250 m2 untuk ruang kebutuhan lainnya) jika akan menambah populasi ayam sebanyak 1.000 ekor. Namun, semakin tinggi skala usaha, penggunaan lahan semakin efisien.

Baca Juga:  Ada Temuan Baru! Domba Mampu mengenali Wajah Selebriti

 

loading...
loading...