Hama Kangkung Hidroponik yang Perlu Anda Waspadai

Pertanianku — Semua lini usaha budidaya pasti memiliki risiko terserang hama. Begitupun dengan usaha budidaya hidroponik yang terkenal minim risiko serangan hama dan penyakit.  Kangkung hidroponik sering diserang oleh hama belalang.

kangkung hidroponik
foto: Pertanianku

Belalang telah menjadi hama utama bagi pembudidaya kangkung hidroponik. Hama ini akan menyerang tanaman dengan memakan daun sayuran sehingga membuat daun rusak dan tidak layak dipasarkan. Dengan begitu, serangan belalang ini terbilang berbahaya karena bisa menurunkan hasil produksi.

Serangan belalang yang tidak segera diatasi dapat membuat daun-daun kangkung yang sedang dibudidayakan habis dan hanya menyisakan tulang daun. Bila hal tersebut sudah terjadi, tentu saja kerugian yang sangat besar sudah berada di hadapan Anda.

Hama belalang bisa disiasati dengan menggunakan insektisida hayati yang banyak dijual di pasaran. Penggunaannya harus mengikuti anjuran yang sudah tertera pada kemasannya, mulai dari dosis yang digunakan, waktu pemberian insektisida, hingga cara pemberiannya.

Selain belalang, Anda juga harus waspada dengan serangan ulat. Pada dasarnya serangan ulat memang tidak sedahsyat serangan belalang. Hama ulat masih bisa ditangani dengan insektisida hayati, kemudian memusnahkan ulat yang ada pada sayuran.

Ulat-ulat yang sudah terlihat berada di tanaman kangkung harus segera diambil dan dimusnahkan untuk mencegah serangan menjadi semakin parah.

Sementara itu, penyakit merupakan salah satu hambatan yang jarang ditemui pembudidaya tanaman hidroponik. Hampir tidak pernah ditemukan adanya kasus tanaman yang sakit ketika dipelihara secara hidroponik. Hal ini lantaran perawatan yang dilakukan intensif, terutama pemberian nutrisi yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Selain itu, kandungan kalsium di dalam tanaman terbilang tinggi sehingga membuat sel daun rapat dan tidak mudah ditembus oleh jamur ataupun bakteri penyebab penyakit pada sayuran.

Baca Juga:  Langkah-langkah Budidaya Tanaman Stevia

Namun, tidak ada salahnya Anda melakukan pencegahan agar tidak menimbulkan penyakit pada tanaman. Tindakan preventif yang perlu Anda lakukan untuk mencegah timbulnya penyakit adalah mengganti rockwool yang sudah berlumut. Hal ini karena media tanam tersebut berpotensi menyebabkan kontaminasi penyakit.