Hama Pohon Jabon yang Paling Meresahkan

Pertanianku — Jabon merupakan salah satu tumbuhan lokal Indonesia yang sangat berpotensi untuk dikembangkan dalam pembangunan hutan tanaman serta tujuan-tujuan lainnya, seperti reklamasi lahan bekas tambang dan pohon peneduh. Pada dasarnya tanaman jabon cukup mudah dipelihara dan tidak memiliki hama dan penyakit yang serius. Akan tetapi, Anda perlu hati-hati dengan beberapa hama pohon jabon yang kerap muncul saat benih sedang disemai.

hama pohon jabon
foto: Pertanianku

Berikut ini beberapa jenis hama pohon jabon yang harus Anda waspadai karena dapat menyerang pembibitan dan tanaman jabon.

Semut

Semut yang sepintas tidak membahayakan sebenarnya dapat menyerang tanaman jabon di pembibitan. Semut dapat menyerang bagian biji, lembaga, dan akar tanaman bibit. Hama semut dapat diatasi dengan merendam kaki bak kecambah menggunakan air. Dengan begitu, semut tidak bisa merayap naik ke bagian pembibitan. Selain itu, hindari tempat yang berpotensi didatangi semut seperti di bawah pohon buah.

Bekicot

Bekicot termasuk hama yang sangat meresahkan karena sering menyerang tanaman jabon di pembibitan atau tanaman jabon yang masih kecil di kebun. Bekicot dapat memakan batang dan daun jabon hingga habis sehingga pertumbuhan tanaman tidak dapat berjalan baik. Bekicot sangat senang daerah yang lembap seperti semak-semak.

Anda perlu membersihkan gulma dan rumput yang berada di sekitar tanaman agar tidak dijadikan tempat berlindung dan berkembang biak oleh bekicot.

Serangga Margaronia sp.

Serangga ini merupakan serangga defoliator jabon yang dapat menyebabkan daun pohon jabon berguguran. Serangga ini paling sering menyerang tanaman yang masih berusia di bawah tiga bulan.

Serangga mampu membuat seluruh daun berlubang sehingga serangannya sangat meresahkan para pekebun. Meski daun berguguran, tanaman tidak akan mati dan dapat pulih kembali normal, hanya saja proses tumbuhnya menjadi lebih lama. Serangga ini dapat diatasi dengan menggunakan pestisida. Penggunaan pestisida harus mengikuti anjuran yang sudah tertera agar tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya.

Baca Juga:  Keunggulan Anggur Prabu Bestari

Rayap

Rayap dapat menyerang jabon saat pembibitan dan ketika di kebun. Rayap dapat menyerang akar, batang, dan bibit tanaman. Serangan rayap menyebabkan tanah di bagian akar membentuk seperti kerak berwarna cokelat. Hama rayap bisa diatasi dengan membuang seluruh sisa kayu di dekat pembibitan dan menghancurkan sarang rayap serta menyemprotkan insektisida.