Hama Rumput Laut yang Perlu Diwaspadai

Pertanianku — Hama dapat menyebabkan kerusakan secara fisik pada tanaman budidaya seperti terkelupas, patah, bahkan habis dimakan. Oleh karena itu, diperlukan adanya pengendalian terhadap serangan hama dan penyakit untuk meminimalisir risiko kerugian yang dapat ditimbulkan. Hama rumput laut terbagi menjadi dua jenis, yakni hama makro dan hama mikro. Berikut ini penjelasan lebih detail mengenai hama rumput laut dan cara penanggulangannya.

hama rumput laut
foto: Pixabay

Hama mikro

Hama mikro merupakan organisme laut yang memiliki ukuran panjang kurang dari 2 cm. Umumnya, hama ini akan menempel pada thallus yang sakit. Sementara itu, thallus yang sehat terlihat jarang dihinggapi hama mikro. Organisme yang termasuk hama mikro adalah larva bulu babi dan larva teripang.

Larva bulu babi dapat menutupi seluruh permukaan thallus. Bila larva tersebut tidak segera dibersihkan, dapat menyebabkan thallus berwarna kuning. Larva ini bersifat planktonik, melayang-layang di air.

Larva teripang juga bersifat planktonik dan melayang-layang, lalu menempel pada thallus rumput laut. Larva yang tidak dibersihkan akan tumbuh menjadi besar dan memakan rumput laut. Teripang memakan rumput laut dengan cara memasukkan ujung rumput ke mulutnya hingga rumput habis.

Hama makro

Hama makro merupakan organisme laut berukuran lebih dari 2 cm. Hama ini mengganggu tanaman dengan cara memakannya. Organisme yang termasuk hama makro antara lain ikan baronang, bintang laut, penyu hijau, dan bulu babi.

Benih ikan baronang memakan thallus rumput laut bagian luar dan hanya meninggalkan kerangka. Pengendalian hama dilakukan saat jumlah ikan baronang melimpah. Baronang menyerang musiman sehingga Anda bisa menghindarinya dengan menanam benih rumput laut di luar musim benih ikan baronang.

Serangan bintang laut dan bulu babi dapat diatasi dengan menjaga agar thallus rumput laut tidak menjalar ke dasar perairan. Pasalnya, di dasar air merupakan tempat bintang laut dan bulu babi berada. Sementara itu, serangan penyu hijau dapat diatasi dengan memasang jaring atau pagar untuk melindungi area tanaman.

Baca Juga:  Strategi KKP Mengendalikan AMR di Bidang Perikanan Budidaya