Hama yang Kerap Mengganggu Media Semai

Pertanianku — Ada beberapa jenis benih tanaman yang perlu disemai terlebih dahulu sebelum ditanam di lahan. Selama penyemaian, Anda perlu menjaga media semai dari serangan hama yang dapat menyerang benih. Berikut ini beberapa jenis hama yang perlu Anda waspadai karena bisa menyerang tanaman di media semai.

media semai
foto: Pertanianku

Semut

Semut termasuk hama yang paling sering menyerang dan tidak disadari oleh petani. Hama semut dapat diatasi dengan menaburi insektisida yang mengandung bahan aktif Carbofuran 0,03 persen di sekitar wadah persemaian.

Siput dan moluska

Benih di wadah semai dapat langsung hancur setelah diserang oleh siput dan moluska. Untuk mencegah serangan dua jenis hewan tersebut, Anda bisa meletakkan media semai di atas rak dengan ketinggian 60—80 cm dari permukaan tanah. Dengan begitu, siput dan moluska tidak akan masuk ke wadah semai.

Jangkrik, belalang, dan ulat

Hewan seperti jangkrik, belalang, dan ulat membahayakan benih yang sedang disemai. Anda perlu memantau kondisi media semai secara rutin agar dapat mengidentifikasi kehadiran tiga jenis hewan tersebut lebih dini. Tiga hama ini masih bisa diatasi secara mekanis, yakni dengan menyingkirkan jangkrik, belalang, dan ulat dari wadah persemaian.

Jika populasinya sudah semakin sulit dikendalikan, Anda bisa menggunakan insektisida berbahan aktif Deltametrin 25—50 gram/liter atau Sipermetrin 100—200 gram/liter dengan konsentrasi 1 cc/air.

Ayam

Ayam yang berada di sekitar media semai dapat menjadi hama karena ayam menyerang tanaman yang disemai dengan cara mematuknya. Untuk melindungi wadah semai dari serangan ayam, Anda perlu memberikan pagar atau paranet.

Thrips

Serangan thrips pada benih yang sedang disemai dapat diatasi dengan penyemprotan insektisida berbahan aktif Abamectin 18 gram/liter dengan konsentrasi sekitar 0,7 cc/liter air.

Baca Juga:  Teknologi Budidaya Lahan Sawah Tanah Hujan Jadi Andalan di Sumba Barat Daya

Serangan jamur

Selain hama-hama di atas, benih yang disemai juga rentan diserang oleh jamur yang menyebabkan penyakit. Serangan jamur dapat diatasi dengan menggunakan fungisida yang mengandung bahan aktif Mancozeb 80 persen, propinep 70 persen, Klorotalonil 75 persen, atau obat jamur lainnya.