Hama yang Sering Mengganggu Ikan Gurami

Pertanianku — Salah satu kendala dalam proses budidaya ikan gurami adalah adanya serangan hama. Hama tersebut dapat menyebabkan kerugian materil. Hal ini karena produksi ikan berkurang akibat ikan sakit atau mati diserang hama. Anda harus mengenali beberapa hama ikan gurami yang kerap mengganggu kehidupan ikan di kolam budidaya.

hama ikan gurami
foto: pertanianku

Hama ikan gurami dapat dicegah dengan mengenali karakteristik hama. Dengan begitu, kemungkinan rugi akibat serangan hama bisa lebih diminimalisir. Berikut ini beberapa hama ikan gurami yang patut diwaspadai.

Ucrit (sibister)

Ucrit merupakan hewan yang akrab dengan kehidupan petani karena ucrit juga menjadi musuh petani. Ucrit atau sibister bisa memakan larva gurami yang masih kecil, terutama yang masih berumur 10 hari. Ucrit sebenarnya merupakan larva kumbang air. Larva ini akan mengisap cairan di tubuh larva ikan gurami sampai larva mati.

Hama ini bisa diatasi dengan pengambilan secara manual karena sosoknya masih bisa dilihat oleh mata telanjang. Ucrit lebih mudah terlihat pada siang hari dan biasanya terlihat meneduh di pinggiran kolam. Pada saat seperti itu, Anda bisa menangkapnya dengan serokan bermata jaring kecil. Sementara itu, untuk mencegah ucrit masuk ke kolam, berikan saringan yang rapat di saluran air.

Kutu ikan

Kutu ikan yang menjadi hama gurami adalah Argulus sp. Kutu ini berasal dari keluarga udang kecil dan menyerang bagian insang dan kulit ikan gurami, lalu mengisap darahnya. Ikan gurami yang sudah digigit oleh kutu ikan akan mengalami pendarahan di bagian gigitan.

Kutu ikan bisa diatasi dengan merendam ikan ke dalam larutan garam dengan konsentrasi 10—15 gram/liter selama 15 menit. Cara lain yang bisa dilakukan adalah menjaga sanitasi kolam dan menggunakan disinfektan khusus untuk membasmi kutu pada ikan.

Baca Juga:  Pari Kikir, Ikan Bernilai Ekonomi Tinggi yang Terancam Punah

Cacing

Cacing yang bisa menyerang ikan gurami adalah jenis Dactylogyrus dan Gyrodactylus. Kedua cacing tersebut berbentuk bulat memanjang. Pada bagian mulutnya terdapat alat pengisap. Kedua cacing tersebut menyerang bagian insang, kulit, dan sirip ikan. Ikan yang terserang cacing akan terlihat megap-megap karena kekurangan oksigen.

Ikan yang sudah terserang hama cacing bisa diatasi dengan merendamnya ke dalam larutan garam dengan konsentrasi 40 gram/liter. Atau, Anda bisa mengatasinya dengan menaburkan garam ke kolam dan tutup saluran airnya sementara selama 24 jam.

 

 


loading...