Harga Bawang Merah Naik, Pedagang Jual Bibit untuk Bawang Konsumsi

Pertanianku — Beberapa pekan terakhir, harga bawang merah naik di pasaran. Kondisi ini pun dimanfaatkan oleh para pedagang bibit bawang merah untuk menjadikan bibitnya sebagai bawang konsumsi karena harganya lebih mahal.

harga bawang merah naik
Foto: Pixabay

Salah seorang pedagang bibit bawang merah asal Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu, Carmad mengatakan, dirinya biasa belanja bibit bawang merah dari Brebes, Jawa Tengah. Dia biasanya belanja bibit sekitar satu ton untuk dijual kembali di kampung halamannya. “Tapi, sejak harga bawang merah di pasaran naik, agak susah cari bibit,” katanya.

Carmad belanja bibit bawang merah ke Brebes kurang lebih seminggu yang lalu. Saat itu, harga bibit bawang merah mencapai sekitar Rp25 ribu per kilogram. Sementara, harga bawang merah di tingkat petani, mencapai Rp28 ribu per kilogram.

Loading...

“Karena itu, pedagang bibit banyak yang memilih menjual bibitnya ke pasaran layaknya bawang untuk konsumsi karena harganya lebih tinggi,” ujar Carmad.

Ia mengaku harus mencari ke sejumlah pedagang agar bisa memperoleh bibit bawang merah. Carmad menilai, naiknya harga bawang merah saat ini karena petani yang menanam bawang merah mulai berkurang.

Pasalnya, dalam beberapa kali tanam, mereka selalu merugi akibat harga jual bawang merah yang selalu rendah. Tak hanya jumlah petani bawangnya yang berkurang, luas areal tanaman bawangnya juga berkurang.

“’Petani bawang mengurangi penanaman bawangnya dan menggantinya dengan komoditas lain yang harganya lebih tinggi,”’ ucap Carmad.

Sementara itu, melansir Republika, di Pasar Baru Indramayu, harga bawang merah kini di kisaran Rp35 ribu—Rp38 ribu, tergantung kualitasnya masing-masing. Harga itu naik dibandingkan awal Februari lalu yang sempat menyentuh Rp15.000—Rp18.000 per kg.

“Kenaikan harganya terjadi secara bertahap,” kata seorang pedagang sayur di pasar tersebut, Titin.

Baca Juga:  Jahe, Solusi Jitu Atasi Asma yang Kambuh

Titin mengaku tidak mengetahui penyebab kenaikan harga bawang merah. Namun, menurutnya kenaikan harga itu terjadi sejak kondisi cuaca tidak menentu. “Cuacanya kan sekarang kadang panas terik, kadang hujan,” kata Titin.

Titin menjelaskan, kenaikan harga bawang merah itu membuat omzetnya jadi sedikit berkurang. Pasalnya, sejumlah pelanggannya mengurangi pembelian bawang merahnya. “Yang biasanya beli seperempat kilogram, sekarang belinya satu ons,” ucap Titin.

Loading...
Loading...