Harga Bawang Putih di Karawang Berangsur Turun

Pertanianku — Pada H-1 puasa, harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Karawang, sempat menembus harga Rp80 ribu per kilogram. Namun saat ini, harganya mulai berangsur turun menjadi Rp60 ribu per kilogramnya. Kondisi ini diketahui saat tim satgas pangan melakukan sidak pada hari kedua puasa oleh Dinas Pangan Kabupaten Karawang di Pasar Johar.

harga bawang putih
Foto: Pixabay

Kepala Dinas Pangan Kabupaten Karawang, Kadarisman, mengatakan, sidak ini untuk mengetahui kondisi sejumlah bahan pangan, terutama sembilan bahan pokok. Pada umumnya, harga masih cukup stabil. Namun, ada yang mencolok, yaitu kenaikan harga pada komoditas bawang putih.

“Sebelum puasa, harga bawang putih menembus Rp80 ribu per kilogramnya. Kini, pada hari kedua puasa mengalami penurunan,” ujar Kadarisman, melalui keterangan tertulis, Selasa (7/5).

Loading...

Lebih lanjut ia menjelaskan, lonjakan harga ini diakibatkan oleh kelangkaan stok bawang putih, sedangkan permintaannya cukup tinggi. Oleh karena itu, harga melonjak tajam. Meski demikian, Kadarisman mengimbau agar warga tak perlu risau soal bahan pangan. Sebab, pada umumnya stok bahan pangan masih cukup banyak.

Tak hanya mengecek harga bawang putih, tim ini juga memantau bahan pangan lainnya. Misalnya, beras, minyak sayur, gula, terigu, telur, daging sapi, dan daging ayam. Selain itu, tim juga membawa sampel bahan pangan yang diduga mengandung formalin. Salah satunya, tahu. Saat ini, bahan pangan tersebut sedang diuji di laboratorium.

“Bahan pangan yang mengandung zat berbahaya, seperti formalin. Masih banyak ditemukan di pasar-pasar tradisional. Kami, minta kepada warga supaya lebih waspada dan lebih bijak lagi saat berbelanja,” ujarnya.

Sementara itu, Suharti, salah satu pedagang di Pasar Johar Karawang, mengakui, meskipun harga bawang putih mengalami penurunan, tetapi saat ini kondisinya masih mahal. Sebab, harganya mencapai Rp60 ribu per kilogramnya. Padahal, harga normalnya mencapai Rp30—32 ribu per kilogramnya.

Baca Juga:  Peluang Ekspor Avokad Ke Jepang Terbuka Lebar

“Masih mahal. Harga, hari ini dua kali lipatnya dari harga normal,” ujarnya.

Loading...
Loading...