Harga Cabai Kembali Melonjak Jelang Akhir Tahun


Pertanianku – Baru-baru ini Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengunjungi Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, guna meninjau harga komoditas pangan di pasar tersebut. Mendag mengagendakan kunjungan ke beberapa pasar guna meninjau langsung harga bahan pokok yang terus melonjak menjelang Natal dan Tahun Baru 2017.

harga-cabai-kembali-melonjak-jelang-akhir-tahun

“Ya jadi pagi ini kita lihat perkembangan harga sayur, bawang, cabai. Untuk cabai ini harganya meningkat. Ini disebabkan oleh iklim,” kata sang Menteri di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, seperti dilansir dari Okezone (16/12).

Menurut Enggartiasto, waktu hujan petani tidak mau memetik karena pembeli tanya dulu mengenai kondisi cuaca. Begitu tidak baik, suplai pun terbatas yang membuat harga naik.

“Cabai fluktuasi harganya tinggi karena cuaca,” tambahnya.

Enggar melanjutkan, untuk bawang, harga relatif stabil. Bahkan yang perlu dijaga sekarang justru jangan sampai terlalu turun, karena bisa merugikan petani nantinya. Tujuannya mencari keseimbangan perolehan petani dan penjual.

“Sekarang masih dalam range stabil, karena ini kan bicara suplai dan demand,” jelas Mendag. Sementara itu, untuk harga kentang juga relatif stabil harganya. Hal ini sejalan dengan produksi dalam negeri melimpah.

Berikut harga beberapa komoditas pangan di Pasar Induk Kramat Jati seminggu terakhir:

  • Bawang merah Rp20.000—Rp25.000 per kg (tergantung penjual dan kualitas bawang).
  • Cabai TW merah/hijau Rp35.000—RP40.000 per kg.
  • Cabai kriting Rp45.000—Rp55.000 per kg.
  • Kentang Rp8.000—Rp11.000 per kg.
Baca Juga:  Membiarkan Ternak Berkeliaran di Jalan Raya, Peternak Ini Divonis 3 Bulan
loading...
loading...