Harga Pakan yang Tinggi Membuat Peternak Sulit Mandiri

0

Pertanianku – Salah satu masalah yang hingga saat ini masih dirasakan oleh peternak di Indonesia adalah terkait dengan harga pangan yang masih relatif tinggi. Inilah yang membuat para peternak sulit mandiri. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Pakan Dirjen PKH Kementan Sri Widayati.

Tingginya harga pakan menjadi persoalan tersendiri bagi peternak mandiri untuk mengembangkan usaha peternakannya.

“Tingginya harga pakan juga berdampak pada soal harga telur dan daging ayam di tingkat konsumen. Karena bagaimana pun semuanya akan saling berkaitan,” kata Sri Widayati sebagaimana mengutip Antaranews (24/5).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa permasalahan lain yang saat ini juga sering kali terjadi di sektor peternakan adalah terkait kondisi harga daging dan telur yang seringkali mengalami fluktuasi harga. Sementara itu, biaya produksi atau harga pokok produksi (HPP) relatif tetap bahkan cenderung terus meningkat sepanjang tahun.

“Biaya produksi yang paling tinggi adalah pembelian pakan mencapai 70 persen dari total biaya produksi, sementara komposisi jagung dalam pakan ternak adalah sebesar 55 persen,” jelasnya.

Sri Widayati berharap dengan masuknya Bulog pada sektor pakan ternak, memberikan angin segar bagi para peternak mandiri terutama dalam memperoleh pakan ternak dengan harga yang terjangkau.

loading...
loading...