Hasil Olahan Lain dari Lada


Pertanianku – Selain lada hitam dan lada putih yang sudah umum di pasaran dunia, dikenal pula beberapa hasil olahan lada lain, seperti green pepper, pepper oleoresin, dan black pepper oil. Lada hijau (green pepper) utamanya dihasilkan oleh India, Madagaskar, dan Brasil. Pertama kali hadir di pasaran dunia lada jenis ini pada tahun 70-an. Hasil olahan lada yang satu ini berasal dari buah yang belum masak, tetapi sudah mencapai ukuran maksimalnya, kemudian dikeringkan secara artificial atau disajikan dalam bentuk segar dalam air asin, cuka, dan asam sitrat.

Standar Mutu Lada

Pepper oleoresin merupakan ekstraksi dari lada hitam dengan organic solvent menghasilkan oleoresin yang memiliki bau, rasa, dan kepedasan khas rempah-rempah. Organoleptik oleoresin dibedakan berdasarkan kandungan minyak asiri dan piperine-nya. Kelimpahan kedua komponen tersebut tergantung pada bahan yang digunakan dalam ekstraksi. Produk yang ditawarkan di pasaran oleh beberapa perusahaan mengandung 15—20% minyak asiri dan 35—55% piperine. Biasanya, dari 8 kg lada hitam dapat dihasilkan 1 kg oleoresin.

Lain halnya dengan black pepper oil. Hasil olahan yang satu ini diperoleh dari lada dihaluskan sampai menjadi bubuk kemudian didestilasi dengan uap air dan amonia. Kandungan essensial oil lada mencapai 1—2,6%. Minyak tersebut tidak berwarna hingga kehijauan dengan rasa yang ringan dan tidak pedas. Beberapa varietas mengandung kadar minyak yang lebih tinggi hingga mencapai 3,25%. Pepper oil ini biasanya digunakan sebagai wewangian dan penyedap rasa (flavouring), tetapi pada saat ini penggunaannya semakin menurun karena digantikan oleh pepper oleoresin.

 

 

Sumber: Buku Lada

 

loading...
loading...