Hasil Panen Padi di Purwakarta Surplus

0

Pertanianku – Hasil panen padi di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, sepanjang 2017 ini mengalami surplus. Hal itu karena di daerah tersebut saat ini sedang digenjot produktivitasnya sehingga peningkatan indeks pertanaman (IP) dapat tinggi. Ini merupakan program yang dilakukan oleh Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan, mengatakan, pada 2016 saja hasil produksi pertanian Purwakarta surplus 25 persen. Saat itu, hasilnya mencapai 230 ribu ton GKG. Padahal, targetnya sekitar 200 ribu ton GKG.

“Bercermin dari hasil produksi tahun lalu, maka tahun ini kita targetkan hasil produksinya akan kembali surplus,” kata Agus, seperti mengutip Republika (6/6).

Agus menurutkan, target tersebut sepertinya bisa terealisasikan. Mengingat, saat ini Purwakarta ‘tak kenal’ lagi dengan musim tanam. Selagi masih ada air, petani didorong untuk segera tanam. Dengan begitu, sepanjang tahun ini diprediksi ada 40 ribu hektare lahan yang telah memproduksi padi.

Lebih lanjut Agis mengatakan bahwa dari 40 ribu hektare itu, dikalikan rata-rata hasil produksi lima ton, akan mencapai 200 ribu GKG. Dengan capaian hasil produksi ini, diharapkan Purwakarta tak lagi mendapatkan kiriman beras impor ataupun raskin. Sebab, bila dihitung dengan kebutuhan per kapita akan beras, hasil produksi lokal mampu mencukupinya.

“Kebutuhan beras di kita sekitar 104 ribu ton per tahun. Sedangkan, hasil produksi 200 ribu ton GKG bila dikonversikan ke beras jadi 170 ribu ton. Jadi, beras kita masih surplus,” ujar Agus.

Dengan begitu pihaknya mendorong ide Bupati Dedi Mulyadi mengenai stop me

loading...
loading...