Hati-hati, Ini 10 Tanaman Paling Mematikan di Dunia


Pertanianku Tanaman paling mematikan kerap kali lebih berbahaya dibanding hewan buas. Pasalnya,  tanaman tidak harus selalu menyerang terlebih dahulu seperti binatang. Terkadang, satu gerakan yang salah dan menyentuh lembaran yang tampak tak berbahaya dapat mengakibatkan konsekuensi yang sangat tidak menyenangkan.

Tanaman paling mematikan
Foto: Pixabay

Di dunia ini, terdapat beberapa tanaman yang bisa menyebabkan rasa sakit mengerikan, melumpuhkan, bahkan membunuh. Tanaman apa sajakah itu? Berikut ini 10 tanaman paling mematikan di dunia seperti dilansir National Geographich Indonesia.

  1. Oleander (Nerium oleander)

Di Indonesia, tanaman ini dikenal dengan nama bunga jepun. Tanaman hias ini sering digunakan untuk desain lansekap. Semua bagiannya beracun dan racunnya dapat menyebabkan muntah, diare, masalah terhadap sistem saraf pusat bahkan serangan jantung.

  1. Dieffenbachia

Dieffenbachia atau dikenal dengan sebutan daun bahagia merupakan tanaman hias populer yang biasa ditanam di pekarangan. Getah daun dan batang tanaman ini mengandung kalsium oksalat yang dapat menyebabkan gatal-gatal maupun kejang pada bibir dan lidah. Dalam kasus langka, kejang tersebut dapat menyebabkan syok dan mengganggu saluran pernapasan, hingga berujung kematian.

  1. Acokanthera

Dahulu, suku-suku di Afrika menggunakan getah beracun tanaman ini untuk melumuri ujung panah mereka. Jika tertelan, racun acokanthera bisa membunuh orang dewasa dalam waktu kurang dari satu menit.

  1. White snakeroot (Ageratina altissima)

Tanaman ini mengandung racun tremetol. Saat tanaman dikonsumsi oleh ternak, maka daging dan susunya bisa terkontaminasi racun. Ketika susu atau daging yang mengandung racun dikonsumsi manusia, maka racun akan diteruskan ke tubuh. Jika mengonsumsi dalam jumlah banyak, dapat menyebabkan keracunan tremetol.

  1. Moonseed (Menispermum canadense)

Semua bagian tanaman moonseed—terutama buahnya—diketahui mengandung alkaloid dauricine yang sifatnya beracun dan dapat berakibat fatal jika tertelan. Tanaman ini sering dikira sebagai anggur liar. Cara paling mudah untuk membedakannya dengan anggur liar adalah dengan memperhatikan bijinya. Moonseed memiliki biji seperti bulan sabit, sedangkan biji anggur bulat penuh.

  1. Tanaman jarak (Ricinus communis)

Tanaman ini merupakan sumber minyak jarak yang sering dipakai sebagai campuran pelumas. Pengolahan tanaman ini harus dilakukan dengan hati-hati. Pasalnya, tanaman ini mengandung zat ricin, sejenis racun yang mematikan.

  1. Datura (Datura stramonium)

Tanaman ini dikenal dengan nama bunga terompet setan atau jerat setan. Di India, datura telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk meringankan gejala asma. Namun demikian, racun datura dapat menyebabkan halusinasi, takikardia, perilaku aneh, dan dalam kasus langka dapat menyebabkan amnesia.

  1. Belladona (Atropa belladonna)

Belladonna atau Deadly Nightshade adalah salah satu tanaman yang paling beracun yang ditemukan di belahan bumi bagian timur. Semua bagian dari tanaman ini mengandung alkaloid tropane. Racun belladona menyebabkan sesak napas, sakit kepala, halusinasi, kehilangan keseimbangan, dan mengganggu kerja jantung.

  1. Hemlock beracun (Conium maculatum)

Conium mengandung alkaloid coniine, yang memiliki struktur kimia dan sifat farmakologi mirip dengan nikotin. Coniine dapat mengganggu kerja sistem saraf pusat. Konsentratnya yang tinggi dapat dengan mudah merusak sistem pernapasan dan menyebabkan kematian.

  1. Aconitum napellus

Menelan 20—40 ml tingtur (konsentrat ekstraksi tanaman) napellus dapat menyebabkan kematian. Keracunan juga dapat terjadi setelah memetik daun tanpa mengenakan sarung tangan; toksin aconitine diserap dengan mudah melalui kulit.

Baca Juga:  Tikus Ikut Andil pada Kerusakan Terumbu Karang, Kok Bisa?