Hewan-hewan Dilindungi Ini Berhasil Diselamatkan dari Penjualan Satwa Liar


Pertanianku – Penjualan satwa liar di tanah air kian marak dilakukan. Bahkan, belum lama ini sejumlah hewan dilindungi yang dijual secara ilegal berhasil digagalkan di Yogyakarta. Seorang penjual satwa ilegal ini berhasil diringkus oleh petugas.

Foto: pixabay

Berdasarkan Informasi yang dihimpun Kompas, Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah II melakukan penggrebekan di rumah W yang berada di Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul.

Penggrebekan yang dilakukan pada Jumat (4/8) lalu itu menemukan belasan satwa, baik yang dilindungi maupun tidak dilindungi.

“Total satwa yang berhasil kami selamatkan ada 12 ekor. Kami juga menyita satu lembar kulit kancil,” ujar Kasi Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah II Tri Saksono, di kantor Wildlife Rescue Centre (WRC) Yogyakarta, melansir Kompas (10/8).

Penggrebekan terhadap pelaku bermula dari informasi dari lembaga pemerhati satwa yang ada di Yogyakarta. Menurutnya, lembaga pemerhati satwa itu melaporkan kegiatan jual beli yang dilakukan pelaku melalui media sosial dan aplikasi pesan singkat di smartphone.

“Untuk penjualan yang dilakukan W, pembeli cukup mentransfer uang sesuai harga satwa liar yang disepakati. Baru kemudian satwa akan dikirim pembeli melalui jasa pengiriman barang,” ungkapTri.

“Cara penjualan yang dilakukan W modus lama. Cuman dulu pelaku mau bertemu dan bayar di tempat, sekarang tidak mau bertemu dan pakai cara transfer uang dulu baru barang dikirim,” lanjutnya.

Sedikitnya terdapat 12 satwa yang berhasil diamankan, yaitu lima ekor kucing hutan, dua ekor jelarang, seekor trenggiling, seekor binturung, seekor alap-alap, seekor landak, dan seekor garangan jawa. Menurutnya, satwa-satwa tersebut bukan berasal dari hutan yang ada di DIY.

Berdasarkan hasil penyidikan, pelaku menjual satwa ke sejumlah pembeli yang ada di DIY. Menurutnya, pelaku menjual satwa liar di kisaran ratusan ribu sampai jutaan rupiah tergantung jenis dan usianya.

Baca Juga:  Memelihara Marmut Itu Mudah, Begini Caranya!

“Pelaku ini merupakan pemain lama. Berdasarkan pengakuan, ia sudah melakukan praktik penjualan satwa liar di DIY selama setahun,” tutur Tri.

Untuk satwa yang diamankan, sambung Tri, dititipkan di di WRC Yogyakarta untuk proses rehabilitasi dan perawatan.

loading...
loading...