Ikan Segar Harus Diawetkan dengan Es Batu, Mengapa?


Pertanianku — Ikan yang dijajakan dalam kondisi dingin dengan es batu dianggap sudah tidak segar lagi oleh sebagian besar konsumen Indonesia. Demikian juga dengan ikan yang sudah dibekukan. Padahal, ikan segar memang disarankan untuk diawetkan dengan cara didinginkan atau dibekukan.

ikan segar
Foto: Pixabay00

Proses pendinginan dilakukan begitu ikan ditangkap hingga siap dipasarkan. Nah, berikut ini alasannya mengapa ikan yang baru ditangkap harus dibekukan.

  1. Pendinginan bisa menjaga kandungan asam lemak dan protein

Ketua Umum Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI) Hasanuddin Yasni mengatakan, pada prinsipnya ikan beku lebih aman dikonsumsi. Hal ini dipengaruhi efek es batu yang digunakan menyimpan ikan.

“Ketika ikan habis ditangkap harus segera diturunkan suhunya. Ini menggunakan es batu, sehingga kandungan asam lemak dan protein terjaga. Kondisi ikan tetap fresh (segar). Kalau ikan dibiarkan saja (tanpa didinginkan), oksidasi lemak terjadi,” kata Hasanuddin.

Proses oksidasi lemak akan merusak protein pada ikan. Nilai gizi pada ikan turun sehingga masyarakat yang mengonsumsi tidak mendapatkan gizi penuh.

  1. Menurunkan risiko kontaminasi bakteri

Jika ikan tidak didinginkan atau dibekukan, potensi bakteri (mikroba) bertambah. Laporan jurnal berjudul Microbiological Evaluation of Some Heat Treated Fish Products in Egyptian Markets yang dipublikasikan pada laman Ecronicon, Desember 2017 menulis, ikan mengalami perubahan yang tidak diinginkan karena kontaminasi mikroba.

Pembusukan cepat akibat hasil denaturasi protein, proses perubahan struktur protein dan oksidasi lipid (oksidasi asam lemak) yang menyebabkan hilangnya kualitas ikan. Kandungan air pada ikan juga lebih tinggi. Adanya kandungan air ini berarti kandungan mikroba juga tinggi. Suhu yang panas dan hangat juga dapat meningkatkan bakteri.

  1. Harus pakai es karena ikan perairan tropis lebih mudah busuk
Baca Juga:  Teknik Budidaya Rumput Laut di Air Tawar

Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat mencatat, ikan hasil tangkapan di perairan tropis, yang mana suhunya hangat dapat mudah meningkatkan jumlah bakteri jika tidak segera disimpan dalam es batu.

Kontaminasi bakteri dalam makanan sering mengakibatkan pembusukan makanan. Bahaya kesehatan yang mengancam jiwa, misal keracunan makanan (muntah-muntah, diare) dapat dialami.