IKM Tak Produksi Garam Akibat Bahan Baku Kosong


Pertanianku – Bahan baku yang tidak tersedia membuat banyak pelaku insustri garam tidak dapat membuat garam seperti biasanya. Bahkan, Direktur Industri Kecil Menengah (IKM) Pangan, Barang dari Kayu dan Furniture, Kementerian Perindustrian, Sudarto menyebut hampir semua IKM yang memproduksi garam konsumsi sudah berhenti berproduksi.

Sudarto sendiri mengaku baru saja mengunjungi sentra IKM garam di Pati dan Rembang, Jawa Tengah. Di provinsi tersebut, rata-rata industri rumahan telah berhenti memproduksi garam sejak akhir Mei lalu. “Sudah tidak ada pasokan bahan baku dari garam rakyat karena memang tidak ada panen,” jelasnya seperti mengutip dari Republika (27/7).

Menurutnya hanya sebagian kecil dari IKM yang masih berproduksi, di antaranya di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Namun begitu, produksi mereka hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi garam di daerahnya sendiri.

Sejak awal tahun, tercatat produksi garam IKM pun tidak optimal, sampai April lalu saja, IKM hanya memproduksi sekitar 30 persen garam konsumsi beryodium dari total kapasitas produksi. Hal tersebut terjadi karena banyak ladang garam gagal panen akibat kondisi cuaca yang sering hujan. “Sampai hari ini relatif belum ada panen lagi,” tambahnya.

Agar IKM dapat kembali berproduksi, Sudarto mengatakan pemerintah harus segera menyediakan bahan baku untuk garam konsumsi beryodium. Namun begitu, hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan rekomendasi untuk secepatnya mendatangkan garam impor.

Baca Juga:  Miris! Puluhan Desa di Gresik Alami Kekeringan
loading...
loading...