Impor Batal, Kementan Pacu Produksi Bawang Putih


Pertanianku — Izin impor bawang putih resmi dibatalkan oleh Menteri Perdagangan, pihaknya mengaku akan terus memacu produksi bawang putih di dalam negeri. Selain itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan produksi bawang putih nasional akan meningkat pada 2019 ini.

produksi bawang putih
Foto: Pixabay

“Domain kita ada di produksi, maka akan kita pacu terus produksinya,” kata Amran, mengutip Republika, Selasa (9/4).

Ia menjelaskan, sebelum pemerintahan Kementerian Pertanian (Kementan), produksi bawang putih hanya mengolah lahan seluas 11 hektare. Namun, pada 2019, pihaknya menargetkan akan mengelola 20 ribu lahan pertanian bawang putih. Jumlah target tersebut naik sebesar 2.000 persen dari jumlah lahan tanam yang ada sebelumnya.

Dia juga menjelaskan, Kementan akan berupaya untuk mengembalikan keadaan dari sebelumnya impor menjadi ekspor. Untuk itu, Mentan mengingatkan kepada semua elemen pertanian agar terus berkolaborasi memajukan sektor pertanian di dalam negeri.

Dalam upaya meningkatkan produksi tersebut, Amran juga berkomitmen menjalankan kebijakan strategis kementerian. Salah satu hasilnya, kata dia, terdapat 786 mafia pangan dan 410 di antaranya sudah masuk proses hukum dan dijadikan tersangka. Dia menjabarkan, beberapa sektor yang kerap dijadikan permainan oleh mafia pangan adalah komoditas beras, pupuk, pestisida, benih, dan bawang.

“Mafia-mafia ini sering membuat bahan pertanian palsu, ini menghancurkan petani kita,” kata Amran.

Adapun sejumlah mafia pangan yang sedang dalam proses hukum, kata Amran, berasal dari sejumlah daerah. Kendati demikian, dia membeberkan, mayoritas mafia pangan dari wilayah Jakarta.

Baca Juga:  Langkah Bertanam Buah Bit Merah si Umbi Kaya Manfaat
loading...