Indonesia Impor Garam Sebesar 3,1 Juta Ton

0

Pertanianku – Indonesia merupakan salah satu negara penghasil garam. Garam sendiri merupakan komoditas utama di Indonesia. Namun, produksi garam di Indonesia belum mencukupi kebutuhan dalam negeri. Untuk memenuhinya, pemerintah biasanya melakukan impor garam.

Ketua Umum Asosiasi Industri Pengguna Garam Indonesia (AIPGI), Tony Tanduk, mengatakan bahwa kebutuhan garam industri di Indonesia setiap tahun mencapai 3,7 juta ton. Dari jumlah tersebut sebagian besarnya masih dipenuhi oleh garam impor.

Dalam kondisi cuaca normal, industri bisa menyerap hampir 40 persen garam lokal. Namun begitu, pada tahun ini ia menyebut akan ada sedikitnya 3,1 juta ton garam untuk industri yang didatangkan dari luar negeri.

“Khusus tahun 2017 impor garam sekitar 3,1—3,3 juta ton,” kata Tony, sebagaimana melansir Republika (7/3).

Tony mengatakan bahwa faktor utama penyebab masih sedikitnya garam lokal untuk industri karena produksi garam lokal yang masih terbatas. Sekitar 1,6 juta—1,7 juta ton garam lokal habis untuk konsumsi, pengasinan ikan, dan industri rumahan.

Sementara itu, kebutuhan garam industri mencapai 3,7 juta ton per tahun. AIPGI mencatat, industri yang paling banyak menggunakan garam, yakni industri soda kostik (2,5 juta ton), industri makanan dan minuman (0,5 juta ton), serta sisanya diserap oleh pengasinan ikan, penyamakan kulit, dan pakan ternak.

loading...
loading...