Indonesian Grocery Project, E-Commerce untuk Mendorong Ekspor Pertanian

Pertanianku — Komite Pengusaha UMKM Indonesia Bersatu (KOPITU) menghadirkan program Indonesian Grocery Project yang merupakan sebuah e-commerce yang memasarkan produk nonmigas asal Indonesia. Untuk mengembangkan proyek tersebut, KOPITU menggandeng Kementerian Pertanian (Kementan), Kementerian Perdagangan (Kemendag), dan Eximbank Indonesia unutk memberikan akses KUR bagi UKM dan petani melalui platform ini.

indonesian grocery project
foto: pixabay

“Platform Indonesian Grocery KOPITU dapat menjadi media e-commerce yang sangat baik bagi pelaku UKM dan petani unutk melakukan penetrasi pasar luar negeri,” tutur Ketua Umum KOPITU, Yoyok Pitoyo seperti dikutip dari laman pertanian.go.id.

Program yang sedang dikembangkan oleh KOPITU memiliki visi misi untuk mengembangkan UKM Indonesia yang mandiri dan Go Ekspor. Pada dasarnya, e-commerce yang Indonesian Grocery berfungsi untuk memasarkan produk UKM ke luar negeri sehingga perekonomian skala mikro bisa menjadi lebih kuat.

Loading...

Jika perekonomian UKM menguat, neraca perdagangan Indonesia bisa mengalami peningkatan di luar komoditas nonmigas.

Untuk mendukung keberhasilan program yang sedang mereka kembangkan, KOPITU membutuhkan adanya dukungan dari pemerintah, apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini.

Menurut Yoyok Pitoyo, untuk menggenjot roda perekonomian Indonesia, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah ekspor produk UKM dan produk pertanian.

“Inisiatif telah kami lakukan dan telah kami persiapkan, respons dari pelaku UKM dan petani juga sangat antusias dan positif. Sekarang semua kita kembalikan ke pemerintah, bagaimana peluang ini akan ditindaklanjuti,” papar Yoyok.

Kementan sendiri memiliki progam Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) yang sedang digencarkan. Program tersebut merupakan gagasan yang diusulkan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi para petani ataupun UKM adalah akses permodalan. Oleh karena itu, KUR Pertanian yang dialokasikan untuk petani dan KURBE untuk pelaku UKM diharapkan bisa diakses melalui Indonesian Grocery.

Baca Juga:  Jurus Jitu Mengantisipasi Badai La Nina ala Kementan

Saat ini, KOPITU sudah berhasil membuka pasar ke United Arab Emirates dan masih terus melakukan ekspansi dengan target pasar yang luas.

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Ali Jamil, yang bertugas sebagai koordinator Gratieks menyambut baik upaya penetrasi pasar ekspor yang dikembangkan oleh KOPITU

Loading...
Loading...